Kasus Narkoba di Wajo Meningkat, Komunitasi Anti Narkoba Wajo Angkat Bicara

12/31/2019 | 21:47 WIB

Bagikan:

Ketua Anti Narkoba Kabupaten Wajo, Herianto 
INSTINGJURNALIS.Com--Ketua Komunitas Anti Narkoba Wajo, Herianto Ardi, angkat bicara terkait peningkatan kasus peredaran narkoba di Kabupaten Wajo.

Angka kasus narkoba di Kabupaten Wajo selama 2019 meningkat dibandingkan dengan tahun lalu. Kasus narkoba pada tahun 2018 terdapat sebanyak 77 kasus. Sedangkan, di tahun 2019 menjadi 81 kasus, dengan barang bukti Sabu 468,32 gram.

Ia mengatakan peningkatan kasus penyalahgunaan narkoba itu merupakan pukulan bagi pemerintah dan penegak hukum di tengah upayanya dalam meminimalisir peredaran narkoba.

Selain itu, mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba juga perlu peran aktif masyarakat dalam membangun kewaspadaan dan kepedulian dimana masyarakat harus mengenal kiri dan kanan, depan dan belakang tetangganya, membangun komunikasi yang bagus, serta saling menjaga antarlingkungannya.

"Dengan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya, mudah-mudahan persoalan penyakit masyarakat seperti narkoba bisa ditangani. Minimal angkanya berkurang," katanya.

Secara sosial yang paling menakutkan dari penyalahgunaan narkoba ini adalah tidak hanya merusak pecandunya saja, tetapi juga orang-orang di sekitarnya yakni keluarga terdekatnya.

Menurut Herianto, ketika seseorang sudah menjadi pecandu narkoba menjadikannya tidak produktif untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan akan melakukan berbagai cara termasuk menggerogoti ekonomi keluarga.

"Pinjam uang, berutang sana sini, menjual barang-barang menjadi penyakit bagi keluarga. Itu yang akan menjadi sangat berbahaya karena menyiksa orang-orang terdekat dia," tambah Herianto.

Ia berharap penegakan hukum Wajo harus berperan aktif untuk melalukan pencegahan dengan sosialisasi yang massif ke generasi muda.

"Jadi Polres Wajo musti adakan sosialisasi yang massif, dengan mengedepankan pencegahan, namun tetap menjalankan penindakan," tutupnya.

(Rais)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI