Potensi Melimpah, Ikan Hasil Tangkapan Nelayan di Sinjai Harus di Kelolah Dengan Baik

1/30/2020 | 19:43 WIB

Bagikan:
Foto Antaranews

INSTINGJURNALIS.com - Melakukan investasi di sektor perikanan di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, sangat menjanjikan. Pasalnya, pasokan ikan hasil tangkapan nelayan cukup berkualitas dan melimpah.

Salah seorang pengusaha ikan konsumsi, Muh. Ashar berujar, jenis ikan tangkapan di Bumi Panrita Kitta memang harus di kelolah dengan baik. Apalagi ikan-ikan unggulan seperti tuna dan cakalang.

Dia mengatakan, angka 55 ribu ton hasil tangkapan dalam satu tahun itu menurutnya angka yang kecil. Potensi angka tersebut bahkan bisa lebih meningkat bila pemerintah serius melakukan pendataan yang valid.

"Kalau pemerintah serius mendata dengan baik, penghasil ikan, untuk konsumsi maupun ikan kualitas ekspor dapat lebih meningkat. Bisa saja mencapai 70 ribu ton pertahunnya," ujarnya, Kamis (30/1/2020).

Pria yang karib disapa Leper itu menambahkan, potensi itu dapat dilihat dari data izin operasional kapal yang keluar. Kendati, jika itu dijadikan dasar tidaklah mencakup semuanya. Sebab kata dia, masih banyak nelayan kita di Sinjai yang biasa berangkat mencari ikan tanpa mengurus izin layar.

"Potensi hasil tangkap nelayan kita di Sinjai itu adalah ikan sunu, tuna, cakalang dan masih banyak lainnya. Masing masing setiap harinya mendapatkan sekitar 1500 kg. Kalau untuk pengusaha ikan kalau tidak salah itu ada 21," katanya.

Sebagaimana diberitakan,
Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sinjai, Lukman Dahlan menyebut saat ini nelayan yang ada di Sinjai mencapai 8.888 orang.

Ribuan nelayan tersebut menggunakan beberapa jenis kapal tangkap seperti, kapal motor 5 gross tonnage (GT) ke bawah sebanyak 604 unit, 5-10 GT 194 unit, 10-20 GT 356 unit, 20-30 GT 635 unit. Sementara untuk perahu tempel sebanyak 549 unit.

"Kalau jumlah keseluruhan jumlah alat tangkap yang digunakan nelayan kita di Sinjai itu sebanyak 2.569 unit. Jumlah terbanyak alat tangkap itu ada di Sinjai Timur kemudian di Sinjai Utara," ungkapnya, Kamis (29/1/2020).

Menariknya, kata mantan Kabag Hukum Setdakab Sinjai ini, hasil tangkapan nelayan tersebut rata-rata ikan unggulan seperti ikan tuna dan cakalang.

(Sar/Satria)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI