Bupati Sampaikan LKPJ 2019 ke DPRD Sinjai

3/19/2020 | 14:18 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.com - Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dibawah kepemimpinan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dan Wakilnya Hj. Andi Kartini Ottong dalam membangun kesejahteraan masyarakat di Bumi Panrita Kitta telah melahirkan sejumlah kebijakan dan program strategi serta inovasi baru.

Sejumlah kebijakan itu sejalan
visi misi pemerintah daerah yaitu terwujudnya masyarakat sinjai yang mandiri, berkeadilan dan religius, melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Demikian diungkapkan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun anggaran 2019 dalam rapat Paripurna DPRD Sinjai, Kamis (19/3/2020).

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan gambaran mengenai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten Sinjai tahun 2019.

Secara keseluruhan, ASA akronim Bupati Sinjai menyebutkan realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2019 sebanyak Rp. 1.136.192.444.329,50 Triliun. Lebih dari target Rp. 1.139.935.531.288,41 atau 99,67%.

"Tentu patut bersyukur karena tahun 2019 kita dapat mendongkrak peningkatan PAD Kabupaten Sinjai," ujar Bupati ASA.

Kata dia, capaian tersebut dapat terealisasi melalui upaya dan strategi yang telah dilaksanakan dalam rangka memaksimalkan  sinergitas antara program intensifikasi dan program ekstensifikasi sumber pendapatan asli daerah.

Antara lain melalui pemanfaatan tekhnologi informasi dalam pengelolaan yang lebih menjamin keakuratan dan akuntabilitas pengelolaan, khususnya pemasangan Mobile Payment Online System (MPOS) pada restoran/rumah makan yang merupakan salah satu area pembinaan oleh korsupgah KPK RI.

Hal ini terbukti memberikan peningkatan signifikan pada penerimaan pajak khusus restoran dan hotel.

Selain dari sisi pajak daerah, peningkatan PAD juga diperoleh dari komponen bagi hasil BUMD yang diperoleh dari deviden atas penyertaan modal kepada PT. Bank Sulselbar.

"Secara keseluruhan pada akhir tahun 2019 realisasi pendapatan asli daerah kita mengalami peningkatan 7,39% jika dibandingkan tahun sebelumnya," kata ASA.

Sebelum diserahkan kembali ke Pemda Sinjai paling lambat 30 hari setelah penyampaian LKPJ, DPRD Sinjai akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang terdiri dari unsur gabungan komisi untuk menganalisis dan mengevaluasi kinerja Pemkab Sinjai.

Turut hadir Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong, Forkopimda, Sekretaris daerah Sinjai Drs Akbar, serta Kepala Perangkat Daerah.

(Satria)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI