Alamak...Jalan di Pelabuhan Bajoe Mirip Kubangan Sapi

4/27/2020 | 21:07 WIB

Bagikan:
Alamak...Jalan di Pelabuhan Bajoe Mirip Kubangan Sapi
Kondisi infrastruktur jalan di Pelabuhan Bajoe

INSTINGJURNALIS.com - Pelabuhan di Kabupaten Bone tampak dengan kondisi yang kurang meyakinkan. Bagaimana tidak, Pelabuhan Bajoe yang terletak di Ujung Timur Kabupaten Bone itu terkesan tak terurus.

Infrastruktur yang ada di pelabuhan Bajoe saat ini terkesan sengaja dibiarkan tidak terurus, hingga kondisinya semakin hari semakin memprihatinkan.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media di lapangan menyebutkan, jika dermaga penghubung antar provinsi itu kondisi jalannya saat ini berlubang hingga mengganggu aktifitas niaga. Bahkan kondisi infrastrukturnya seperti kubangan sapi.

Dan kondisi pelabuhan Kalianget yang tergolong sangat jelek tersebut, diprediksi akan kembali dikeluhkan warga, saat beraktifitas.

"Kalau musim hujan beginilah kondisi pelabuhan kita, padahal diketahui bahwa sumber pendapatan di Pelabuhan Bajoe ini cukup besar dan nampaknya terlihat sudah berlubang dan menghalangi aktifitas niaga," ungkap Sudirman.

Kemudian Sudirman, mengatakan fenomena pelabuhan seperti ini seperti gubangan sapi dan berlubang sudah lama terjadi.

"Kondisi pelabuhan sangat jelek kualitasnya," ungkapnya kepada Instingjurnalis.com, Senin (27/4/2020).

Selain itu menurutnya, antrean truk di pelabuhan Bajoe di Kabupaten Bone ini, bisa mencapai 11 Kilometer sehingga membuat ribuan sopir harus menunggu dua sampai tiga hari dan itu kerap terjadi dan jelas membutuhkan perhatian Pemerintah.

"Itu yang menyebabkan kegiatan bongkar muat tidak efisien dan memakan biaya besar karena menghambat dan sudah terlihat tidak higienis dan merusak kendaraan yang masuk bongkar muat," imbuhnya.

Lebih jauh ia mengatakan bahwa, Pelahuhan Bajoe adalah merupakan perantara menghubungkan dua provinsi yakni Sulsel dan Sultra sedangkan kebutuhan pebisnis di Sultra itu masih tergantung di Pelabuhan Bajoe.

Pemerintah Kabupaten Bone (Pemkab) diminta untuk mengoptimalkan fungsi pelabuhan. Hal ini juga bisa menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan sumber pendapatan asli darah (PAD).

"PAD akan meningkat dengan drastis jika potensi itu dimaksimalkan penggarapannya," katanya

"Jika dua pelabuhan di Kabupaten Bone dimanfaatkan akan memperoleh PAD, karena kita memiliki dua pelabuhan besar yakni pelabuhan Bajoe dan Cappa Ujung, saya kira keduanya  membutuhkan perhatian pemerintah," tandasnya menambahkan.

(Satria)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI