Suryanto Asapa Purna Bakti, Ketua Himteskes: Beliau Panutan Kami

6/02/2020 | 10:14 WIB

Bagikan:
Suryanto Asapa Purna Bakti, Ketua Himteskes:  Beliau Panutan Kami
Ketua Himteskes Sinjai, Haripdinal bersama dengan Andi Suryanto Asapa

INSTINGJURNALIS.com - Purna Bakti bukanlah akhir dari segala aktivitas seseorang dalam bidang yang digelutinya. Ia bisa terus berkarya dan bersinergi dalam bidang tersebut namun dalam kondisi, tempat atau jalan yang berbeda. Itulah salah satu nilai yang tersirat dalam pelepasan Purna Bakti (Pensiun) Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. Andi Suryanto Asapa.

Sebagaimana diketahui, masa kerja dr. Andi Suryanto Asapa yang karib disapa dr. Dedet resmi berakhir seiring memasuki masa pensiun sebagai aparatur sipil negara (ASN), per 1 Juni 2020 kemarin.

Pengorbanan, waktu, tenaga, dan fikiran bahkan materi, saat dirinya menjabat sebagai Kadis Kesehatan sejak Tahun 2015 hingga 2020 dianggap sangat besar. Tak ayal, segudang prestasi pun berhasil ia pesembahkan, baik prestasi di tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional.

Demikian diungkapkan Ketua Himpunan Tenaga Sukarela Kesehatan(Himteskes) Kabupaten Sinjai, Haripdinal. Secara khusus ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Andi Suryanto Asapa atas segala jasa dan pengorbanannya yang telah di persembahkan kepada seluruh jajaran Lingkup Dinkes Sinjai, tak terkecuali bagi para tenaga sukarela.

Apalagi menurutnya, sejarah terbentuknyanya Himteskes tidak lepas dari pada peranan beliau, bahkan di tangan beliau Himteskes bisa merasakan yang namanya insentif setiap bulan meskipun nominalnya tidak seberapa, tetapi pihaknya sangat bersyukur dan pengabdian sukarela bisa di hargai.

"Di masa bakti beliau (dr. Dedet) begitu banyak inovasi dan prestasi di bidang kesehatan yang dilakukan, meski saya tidak bisa menguraikan satu persatu tapi yang pasti masyarakat Sinjai sangat terbantu dan merasakan salah satunya Public Safety Center (PSC) 119, Home Care dan Home Visit," ungkap Haripdinal, Selasa (2/6/2020).

Bahkan lanjutnya, saat menjabat sebagai Kadis Kesehatan, dr. Dedet mampu menjadikan Dinas Kesehatan sebagai salah satu instansi yang diunggulkan pemda Sinjai, dengan tagline 'Dinkes Hebat'. Ini tentu tidak asal-asalan saja tetapi bisa di pertanggung jawabkan.

"Masa purna bakti adalah hal yang pasti dialami, yang pasti akan dilalui oleh setiap PNS, akan tetapi itu bukan akhir dari segalanya untuk tetap memberikan inovasi dan pemikiran untuk kepentingan masyarakat. Meski kedepannya beliau sudah tidak berada di tengah-tengah kami, tapi semangat dan prinsip kerja yang di ajarkan selama ini akan selalu kami terapkan, beliau pantas menjadi panutan kami di Himteskes," ketusnya.

[CUT]

Lebih lanjut Haripdinal mengatakan bahwa, anggota Himteskes yang berjumlah lebih 1000 orang yang tersebar disetiap dusun tidak ada, apa-apanya tanpa dukungan dan motivasi beliau. Apalagi saa ini Sinjai menghadapi musibah pendemi di mana para anggota Himteskes sudah tiga bulan masih tetap semangat berjaga di perbatasan untuk memantau dan menekan penularan covid 19 di Kabupaten Sinjai.


"Kami sampai sekarang ini masih tetap semangat dan tidak menyerah itu tentu tidak lepas dari pada dukungan bapak dr. Dedet. Ucapan selamat berpisah adalah hal yang sangat berat untuk kami ucapkan, saya selaku ketua Himteskes mewakili seluruh teman-teman tetap berharap untuk selalu di bimbing dan berikan motivasi karena perjuangan masih panjang," ucap Haripdinal.

Kedepan tambahnya, Himteskes akan selalu berjuang dan tidak menyerah untuk mensukseskan visi misi Bupati Sinjai Andi Seto Asapa di bidang kesehatan dan selalu bersinergi dengan pemerintah siapapun yang menggantikan beliau.

"Orang pintar tentu banyak, begitu juga dengan orang yang hebat, tetapi orang yang mau peduli seperti beliau dengan nasib kami selaku tenaga sukarela itu yang susah kita temui. Kami memang tidak bisa membalasnya tetapi seluruh teman-teman Himteskes mendoakan semoga bapak dr. Andi Suryanto Asapa beserta keluarga selalu mendapatkan rahmat dan perlindungan dari Allah SWT," kata Haripdinal.

[CUT]

Oleh karena itu, dia berharap agar siapapun yang menggantikan sebagai Kadis Kesehatan untuk tetap memperhatikan insentif tenaga sukarela, sebagai bentuk perhatian dan penghargaan pemda kepada Himteskes yang selama ini sudah berjuang dan bekerja.

(Satria)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI