Pelayanan Online Capil Bone Disebut "Lalod", Warga: Berhari-hari Tidak Digubris

2/19/2021 | 19:44 WIB

Bagikan:

Penulis: Musriandi

Editor: Muhammad Irham


INSTINGJURNALIS.Com--Sejak adanya wabah pandemi Covid-19 melanda, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bone telah memberlakukan pelayanan secara online melalui pesan Whatsapp. 


Hal itu, pelayanan secara online tersebut diberlakukan agar mempermudah masyarakat untuk mengurus Administrasi Kependudukan (Adminduk), tanpa harus bertatap muka secara langsung pada masa pandemi Covid-19 saat ini.


Nyatanya, dengan berubahnya sistem pelayanan tersebut, banyak masyarakat mengeluh dan menuai masalah karena masyarakat menilai pelayanan secara online harusnya mempermudah masyarakat untuk menuntaskan urusan adminduknya.


Mirisnya, pada kenyataan masyarakat dibuat kecewa karena proses awal mendaftarkan berkas saja butuh  waktu berhari-hari baru diverifikasi dan juga masih harus menunggu beberapa hari lagi. 


Permohonan masyarakat tersebut seperti yang dialami salah satu warga Kecamatan Mare, YA, ia mengaku miris dengan pelayanan pembuatan kartu identitas itu. 


"Tadinya saya apresiasi dengan adanya pelayanan online melalui WhatsApp (WA), ternyata kartu tanda penduduk (KTP) secara online ke nomor WA yang disediakan Dinas Dukcapil, tidak langsung di respon," kata YA, Jumat (19/02/2021). 


Namun, saat mendatangi Disdukcapil ia diperintahkan untuk melakukan pendaftaran online. Dijelaskan YA, status berkas menunggu verifikasi, namun setelah saya tunggu berhari-hari tetap status berkas masih belum diverifikasi.


"Saya heran kita datang di sana untuk melakukan pendaftaran secara langsung, orang Capil menyuruh untuk melalukan pendaftaran online via WhatsApp namun sampai hari ini belum juga ada respon atau balasannya," tambahnya. 


Berbeda dengan Faisal warga Kecamatan Tanete Riattang Barat ini mengeluhkan proses pendaftaran surat pindahnya. Pihaknya, tidak mengetahui alasan lambatnya keluar. 


"Saya hanya dibertahukan kalau surat permohonan pindah saya belum keluar, saya tanya kenapa belum keluar dia tidak menjawab," kata Faisal yang mengaku kecewa dengan pelayanan tersebut. 


Padahal kata dia, berkas yang diajukan sudah lengkap. "Menurut saya berkas saya ajukan sudah lengkap, tapi kenapa belum padahal itu berkas dibutuhkan, kalau belum lengkap sampaikanlah, jadi kami bisa selesaikan cepat," ungkapnya


Sementara, Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Bone, H Iskandar tidak menampik keterlambatan tersebut. Kata dia, pelayanan tersebut terganggu akibat sistem jaringan yang buruk. 


"Pada saat itu mungkin jaringan tidak bagus, karena pernah memang jaringan macet beberapa bulan yang lalu, suruh kirim ulang saja sekarang, karena sekarang jaringan sudah bagus," ketus Iskandar, Jumat (19/02/2021). 

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI