Tawuran Antar Warga di Makassar, Satu Orang Meninggal

3/25/2021 | 14:56 WIB

Bagikan:

Editor: Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Tawuran antar warga terjadi di Kota Makassar, Rabu (24/03/2021). Tawuran antar warga Cambayya dan Barukang, Kecamatan Ujung Tanah itu menewaskan satu orang. 


Warga yang tewas itu diketahui berasal dari Kampung Cambayya. Ia tewas setelah terkena anak panah di bagian perutnya. Koban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.


Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Kadarislam mengatakan, peristiwa tersebut dipicu setelah salah seorang warga Cambayya meninggal setelah terkena panah. 


"Adanya korban yang dibusur dan meninggal itulah yang memicu terjadinya saling serang," ujar Kadarislam. 


Menurut mantan Kapolres Bone itu, peristiwa terjadi saat sekelompok orang mendatangi lokasi Cambayya dan menembak korban busur, Rabu (24/03/2021) sekira pukul 14.00 wita. 


"Tiba-tiba ada warga luar Cambayya masuk ke Cambayya, tiba-tiba membusur (korban Rani) dan tiba-tiba lari. Yang dibusur ini dibawa ke rumah sakit dan meninggal," jelas Kadarislam.


Mengetahui hal itu, warga Cambayya melakukan aksi balasan ke warga Barukang. Perang kelompok antar warga Cambayya dan Barukang pun pecah pukul 16.00 WITA, Rabu (24/3). Kedua kelompok yang terlibat saling serang busur panah hingga batu.


"Mereka (warga Cambayya menganggap pelaku pembusuran adalah) warga Barukang. Bahkan korban (meninggal) sempat katakan bahwa warga Barukang itu yang busur dia," jelas Kadarislam.


Polisi yang hendak membubarkan aksi tawuran ini juga sempat menjadi korban. Salah seorang anggota polisi dari Polres Pelabuhan diketahui terkena anak panah di bagian lengannya oleh para pelaku di lokasi.


"Tadi waktu kita membubarkan, ada anggota kena busur tapi sekarang sudah gabung dengan kita," kata Kadarislam.


Polisi tengah melakukan penyelidikan pelaku penyerangan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia. Polisi telah mengantongi identitas pelaku dan masih melakukan pengejaran.


Meskipun begitu polisi masih mengamankan lokasi untuk menghindari adanya tawuran susulan. 


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI