Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Susun PNS dan Dana Hibah PDAM Sinjai Diusut Kejaksaan

5/05/2021 | 16:14 WIB

Bagikan:

 Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Susun PNS dan Dana Hibah PDAM Sinjai Diusut Kejaksaan

INSTINGJURNALIS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai mengusut kasus dugaan korupsi pembangunan rumah susun PNS Kabupaten Sinjai. 


Diam-diam, ternyata kasus yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja nasional (APBN) itu sudah naik ke tahap penyidikan.


Demikian diungkapkan Kejari Sinjai, Ajie Prasetya saat menggelar konfrensi pers di kantornya, Rabu (5/5/2021). Dia mengatakan, perkara tersebut telah melalui proses penyelidikan dan telah rampung melalui beberapa pemeriksaan.


"Perkara ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Pembangunan rumah susun ini bersumber dari APBN pada tahun 2018 yang dikelolah oleh Kementerian PUPR. Khusus untuk Kabupaten Sinjai anggarannya sebanyak Rp13 miliar lebih," jelasnya.


Pihaknya menduga, proses pembangunan rumah susun tersebut terdapat penyimpangan yang terindikasi tindak pidana korupsi sehingga menyebabkan adanya kerugian negara.


"Kita akan mendalami dengan proses penyidikan untuk mengetahui berapa kerugian negara yang ditimbulkan. Karena kami menduga ada kerugian negara dalam kasus ini," tandasnya.


Selain kasus pembangunan rumah susun PNS, pihaknya kata Ajie tengah memproses kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah Perumda Air Minum Tirta Sinjai Bersatu tahun anggaran 2017 hingga 2019 sebesar Rp8 miliar.


"Didalam pengelolaan ada beberapa item yang kami duga terdapat penyimpangan sehingga layak kita tingkatkann ke tahap penyidikan untuk mengetahui siapa yang harus bertanggung jawab dan berapa kerugian negara," terangnya.


Editor: Satria


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI