Kasus Rehabilitasi Gedung SD di Bone, Sekertaris Dinas Pendidikan Dimintai Keterangan Penyidik

5/23/2022 | 17:40 WIB

Bagikan:
Ilustrasi


INSTINGJURNALIS.Com--Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Kabupaten Bone tahun anggaran 2021 untuk rehabilitasi sekolah dasar (SD) saat ini tengah diperiksa Polisi Daerah (Polda) Sulawesi-selatan. Dua pejabat Disdik telah dimintai keterangan dihadapan polisi.


Salah satu terperiksa, Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Nursalam mengaku dirinya telah dimintai keterangan. Ia menjelaskan dirinya dipanggil selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek tersebut. 


"Iyye saya sudah diminta memberikan klarifikasi dari Polda terkait anggaran DAK tahun 2021, saya diminta memberikan data-data pada proyek sekolah itu," katanya, Senin (22/05/2022).


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Andi Fajaruddin juga membenarkan hal itu, ia mengatakan dua bawahannya telah dimintai keterangan untuk proyek yang anggarannya diperkirakan mencapai Rp 17 M itu.


"Dua anggota saya sudah diminta memberikan keterangan terkait proyek itu," kata Andi Fajaruddin yang mengaku bahwa proyek tersebut dilakukan saat dirinya belum menjabat sebagai Kadis Pendidikan Bone.


Diketahui proyek pembangunan atau rehabilitasi sekolah itu dilaksanakan Hj. Syamsiar, S.Sos sebelum pensiun pertengahan tahun 2021 lalu. Adik dari Nurdin Halid itu, saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan punya tugas sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam proyek rehabilitasi sekolah itu.


Sebelumnya, tahun 2021 puluhan sekolah dasar(SD) di kabupaten Bone kembali mendapat suntikan dana alokasi (DAK) dari Kementrian Pendidikan khususnya guna pembangunan dan rehab sekolah.


Sebanyak .81 SD di kab. Bone dapat kucuran dana DAK total besaran DAK tersebut keseluruhan Rp. 17 M. Sekolah yang mendapat bantuan ini seperti, rehabilitasi ruang relas, rehabilitasi ruang perpustakaan, rehabilitasi ruang kantor, pembangunan UKS, pembangunan toilet dan pembangunan perpustakaan


Proses pembangunan tersebut juga dibagi dengan sejumlah paket. Untuk Penunjukan Langsung (PL) 32 dan Tender 28 sedangkan konsolidasi 9 tahap.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI