Sebulan Pencoblosan, SEHATI Fokus Perkuat Basis Hingga ke Akar Rumput

6/02/2018 | 21:39 WIB

Bagikan:
Sebulan Pencoblosan, SEHATI Fokus Perkuat Basis Hingga ke Akar Rumput
INSTINGJURNALIS.com, SINJAI - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sinjai nomor urut 1, Andi Seto Gadistha Asapa - Hj Andi Kartini Ottong, tampak semakin mantap menatap pencoblosan Pilkada Sinjai 2018 pada 27 Juni 2018 mendatang.

Hal ini lantaran dari beberapa hasil survey, pasangan tersebut selalu unggul.

Seperti yang terbaru di Survei Insert Institute, elektabilitas Andi Seto Gadhista Asapa-Andi Kartini, 38,8 persen, Sabirin Yahya-Mahyanto Mazda 30,4 persen, dan Takyuddin Masse-Mizar Rahmatullah Roem, 16,8 persen.

Namun, meskipun unggul di beberapa survey, tak membuat duet yang mengusung tagline SEHATI mengendorkan semangatnya, justru malah menjadi penyemangat dirinya untuk turun ke basis-basis pemenangan.

Bahkan, tampaknya di bulan Ramadan, pasangan yang diusung partai Gerindra, Golkar dan PKB ini semakin gencar, bahkan jadwalnya cukup padat memenuhi undangan warga Sinjai.

Menurut Juru Bicara (Jubir) SEHATI, Ahmad Marsuki, pihaknya terus eksis dan siap mengawal sampai pencoblosan nanti untuk memenangkan paslon SEHATI.

"Para relawan yang tersebar di sembilan kecamatan itu tetap melakukan kampanye dengan cara yang cerdas, santun dan bermartabat demi meraih simpati rakyat Sinjai. Mereka terus tancap gas melakukan kampanye sosialisasi ke warga. Bukan pamer otot di publik, atau mau disebut jago," ungkapnya saat dikonfirmasi, Sabtu malam (2/6/2018).

Ahmad Marsuki menyebut, jargon SEHATI membangun Sinjai tetap digemakan sampai pencoblosan tiba.

“Kerja kami ini ibarat menanam sebuah tanaman. Artinya, relawan yang ada ini akan terus bekerja untuk memenangkan pasangan SEHATI dalam pilkada ini, ” jelasnya

Lanjut pengacara muda ini, konsolidasi pemenangan yang diadakan terus menerus merupakan akseleratif yang tak lain untuk mempermantap kekuatan dan basis pemenangan hinga ke akar rumput.

"Inilah wujud soliditas tinggi. Kita akan menjalani pemilihan yang adil dan bermartabat, untuk bisa menyamakan niat dan membulatkan tekad, apalagi ini di bulan Ramadan, maka harus diniatkan sebagai ibadah disertai kejujuran dan ketulusan. Harus diniatkan untuk hal yang baik dan meyakini apa diperjuangkan adalah kepemimpinan yang bisa menjawab permasalahan masyarakat," pungkasnya. (*)

Editor : Dimas

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI