Pasar Malam Bakal Dipindahkan, Pemerintah Bone Banjir Apresiasi

8/05/2019 | 13:16 WIB

Bagikan:
Pemerintah Kabupaten Bone mendapat apresiasi dari warga terkait relokasi pasar malam.


INSTINGJURNALIS.Com--Pemerintah Kabupaten Bone rencananya akan melakukan relokasi pasar malam yang terletak di jantung Kota Watampone. Pasar malam yang sebelumnya berada di Jalan Mesjid akan dipindahkan ke Kompleks Pasar Lama atau berjarak sekitar 100 meter dari lokasi sebelumnya.

Tindakan kooperatif dari pemerintah cukup mendapatkan perhatian serius bagi masyarakat dan bahkan tidak sedikit masyarakat memberikan apresiasi terhadap pemerintah kabupaten Bone dengan keputusan pemindahan pasar rakyat itu,selain menertibkan estetika keindahan jantung Kota Bone. Akibat penjual yang tidak pada tempatnya itu, juga akses jalan lancar yang sebelumnya sempit dan membahayakan pengendara yang melintas.

Salah seorang pedagang di pasar malam, Agus mengatakan pemindahan pasar tersebut memang memiliki dasar, pasalnya lokasi pasar saat ini cukup berbahaya karena berada di jalan poros.

"Memang kalau lokasi saat ini berbahaya karena pernah ada kecelakaan,dan kami apresiasi keputusan pemerintah karena itu merupakan keputusan paling tepat, dan rencananya akan dipindahkan setelah lebaran idul adha," kata Agus kepada Instingjurnalis.com, Minggu (04/08/2019).

Sebelumnya, kecelakaan maut pernah terjadi di Pasar Malam Kawasan Tana Bangkalae, Jalan Petta Pongawae, Kabupaten Bone, Minggu (13/11/2016) lalu. Kala itu seorang pedagang mainan harus meregang nyawa setelah terlindas Bus Cahaya Ujung, sementara pedagang luka lainnya.

Terpisah salah satu aktivis ekonomi Andi Zaidil.SE. Kabupaten Bone, menjelaskan bahwa dirinya sudah beberapa minggu ini melakukan kajian dan penelitian yang bertujuan untuk menguji pengaruh pemilihan lokasi terhadap kesuksesan usaha pada UKM pasar malam di Kabupaten Bone.

Penelitian ini menggunakan data yang didapatkan dilapangan dan kemudian hasil penelitiannya menunjukkan bahwa kedekatan dengan infrastruktur berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesuksesan usaha.

"Dari beberapa variabel independen kedekatan dengan infrastruktur merupakan variabel yang memiliki pengaruh dibandingkan beberapa variabel yang lainnya. Oleh karena itu, dalam pemilihan lokasi usahanya pemilik usaha sebaiknya lebih memperhatikan pada infrastruktur yang tersedia di lokasi yang akan  ditempati demi kenyamanan karyawan dan pengunjung," kata Zaidil.

Kemudian menurut aktifis ekonomi ini dijelaskan bahwa kehadiran Pasar Malam di kawasan jantung Kota Beradat Kabupaten Bone tidak dapat disangkal sudah menjadi kebutuhan masyarakat, terutama masyarakat menengah ke bawah yang tidak dapat dikesampingkan keberadaannya.

Akan tetapi eksistensi pasar malam yang semakin marak di Kota Watampone juga sering menimbulkan permasalahan diantaranya kenyataan bahwa Pasar Malam membuat kemacetan lalu lintas, sampah dan permasalahan penataan kota lainnya.

"Permasalahan dalam penelitian ini yaitu: Bagaimanakah Peranan Pemerintahan Dalam Pengelolaan dan Dinamikanya Pasar Malam di Kota Watampone? Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan Yuridis Normatif, spesifikasi penelitian yang digunakan yaitu deskriptif. Hasil Pembahasan dalam penelitian harus dibentuk Peraturan Daerah Kota Watampone tentang Penataan Pasar Malam di Kota Watampone," tambahnya.

Selain itu,Peraturan Daerah diharapakan dapat menjadi jawaban terhadap semua permasalahan terkait penataan Pasar Malam di Kota Watampone. Peraturan Daerah akan menciptakan pengelolaan Pasar Malam Rekreasional dan menjadi salah satu tujuan wisata kerakyatan di Kota Watampone dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah dari sektor Retribusi Pelayanan Pasar.

"Pasar Malam menjadi salah satu tambahan objek pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah berbasis Ekonomi Pancasila di Kota Watampone dapat tercapai dengan lebih maksimal, memberikan kontribusi pendapatan asli daerah dan diharapkan pula dapat menjadi payung hukum untuk melindungi kepentingan semua pihak terkait dengan Pasar Malam," tutup Zaidil yang akrab disapa Bombom.

(Muhammad Ram)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI