Dipimpin Andi Seto, Dua Desa di Sinjai Bakal Nikmati Jembatan

10/31/2019 | 12:24 WIB

Bagikan:
Dipimpin Andi Seto, Dua Desa di Sinjai Bakal Nikmati Jembatan
Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa. Ist

INSTINGJURNALIS.com - Setelah puluhan tahun terisolir, kini masyarakat di dua kampung yang hanya di batasi sungai antara Dusun Bua-bua, Desa Salohe Kecamatan Sinjai Timur dengan Dusun Jennae, Desa Aska, Kecamatan Sinjai Selatan akhirnya bisa bernapas lega.

Pasalnya Pemkab Sinjai melalui Dinas PUPR di rencanakan untuk membangun jembatan yang menghubungkan kedua kampung tersebut. Selama ini, sabang harinya warga kedua kampung menjadikan ruas ini sebagai alternatif perlintasan.

Hanya saja kendala terberat yang di rasakan warga setempat karena harus melintasi sungai dengan debit air yang cukup deras ketika musim hujan. Sehingga penting sekali untuk menyiapkan prasarana transportasi berupa jembatan dari pemerintah.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sinjai, Nazaruddin Taha mengatakan rencana pemerintah untuk membangun jembatan ruas Pakkita-Kalamisu akan segera di laksanakan.

”Jika tak ada aral melintang November proses lelangnya akan segera di lakukan. Insya Allah sekitar awal 2020 pengerjaannya bisa di mulai,” kata Nazaruddin di ruang kerjanya, Rabu (30/10/2019).

Hal yang sama juga di kemukakan Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR, Agus Zainal. Proyek yang memiliki spesifikasi rangka baja itu memiliki panjang 41 meter dan lebar 7 meter.

“Kita berharap Januari tahun depan salah satu mega proyek yang akan dikerjakan itu bisa tercapai. Yang pasti harapan pemerintah dengan dibangunnya jembatan ini perekonomian masyarakat bisa lebih meningkat dan akses warga lebih mudah. Semoga dengan total anggaran yang dikucurkan, pembangunan jembatan Pakkita-Kalamisu ini memberikan histori tersendiri bagi warga,” harap Agus.

Terpisah, Kepala Desa Aska Arifuddin mengaku bersyukur dan terharu adanya rencana Pemkab Sinjai untuk membangun infrastruktur  jembatan yang dilakukan Bupati A Seto Gadhista Asapa. Setidaknya sudah menjawab impian yang diinginkan warga selama ini.

“Jujur, kasian warga apalagi anak-anak kalau mau pergi sekolah. Apalagi kebanyakan yang ingin pergi sekolah ke SMP Tondong harus mutar arah, itupun lewat jembatan gantung yang kondisinya sudah reyot. Nah, dengan adanya jembatan ini nantinya akses anak-anak ke sekolah dan aktifitas warga apalagi banyak hasil bumi yang harus mereka pasarkan ke kota tidak lagi kesulitan,” tuturnya.

Data Dinas PUPR Sinjai menyebutkan jika Pemerintah Kabupaten Sinjai tidak berhenti sampai disitu saja, namun semakin membuka diri lebih jauh ke pelosok untuk memaksimalkan pembangunan baik itu pembangunan jalan dan jembatan baru.

”Selain pembangunan jembatan Pakkita-Kalamisu Pemkab juga akan membangun 5 paket masing-masing pembangunan jembatan Sungai Laboro di Manimpahoi, Sinjai tengah, jembatan ruas Batu Leppa, ruas Barukang III dan Barukang V yang lokasinya berada di kota Sinjai,” tambah Kabid Bina Marga, Agus Zainal. (ads)

Editor : Ardy
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI