Terapkan MPOS, Pendapatan Pajak Kabupaten Sinjai Meningkat 300 Persen

10/11/2019 | 21:25 WIB

Bagikan:
Terapkan MPOS, Pendapatan Pajak Kabupaten Sinjai Meningkat 300 Persen
Pemasangan Perangkat Mobile Payment Online Sistem (MPOS) disalah satu warung di pasar sentral Sinjai, Jumat (11/10/2019)

INSTINGJURNALIS.com - Sejak diterapkannya Perangkat Mobile Payment Online Sistem (MPOS) atau alat perekam transaksi online bagi pengusaha rumah makan, dan restoran, tiga bulan terakhir ini membuat pendapatan Kabupaten Sinjai disektor ini mengalami peningkatan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sinjai, Asdar Amal Darmawan menuturkan, bahwa berdasarkan data yang ada pada instansi yang dipimpinnya itu sebelum menggunakan MPOS dan setelah menggunakan MPOS dari segi pendapatan mengalami peningkatan sampai 300 persen.

Dibandingkan kata dia, sebelumnya yang masih menggunakan sistem penetapan kantor official assesment yang hanya menetapkan besarannya berdasarkan hasil uji petik atau pendataan yang dilakukan oleh pihaknya.

"Setelah menggunakan MPOS berdasarkan hitungan rekaman transaksi online itu sudah mencapai 300 persen peningkatannya," ungkap Asdar saat ditemui diruang kerjanya, sesaat sebelum pemasangan MPOS tahap ketiga untuk hotel dan rumah makan, Jumat (11/10/2019) siang.

Dia menyebutkan, pemasangan tahap ketiga ini sebanyak 10 perangkat. Hingga saat ini kata dia, total perangkat MPOS sudah mencapai 31.

Olehnya itu, untuk lebih meningkatkan pendapatan disektor pajak ini, Asdar berharap diakhir tahun anggaran ini mendapat tambahan untuk tahap keempat.

"Kami berharap bisa memperoleh tambahan dan persetujuan dari Korsupgah KPK maupun Bank Sulselbar, karena MPOS ini sangat terbukti memberikan keuntungan atau manfaat yang baik bagi optimalisasi pendapatan pajak di Kabupaten Sinjai," tandasnya.

Pemasangan MPOS ini, mendapat dukungan dari salah satu pemilik warung coto Makassar di Kompleks Pasar Sentral Sinjai, Ahmad.

"Kami mendukung selama itu sesuai dengan aturan karena ini juga untuk daerah dan untuk pembangunan di Sinjai

Meski begitu, Ahmad berharap hal itu diterapkan disemua rumah makan dan restoran yang ada di Kabupaten Sinjai.

(Ardy)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI