Sidang Kasus PAUD, Ada Dana ke Rujab Wakil Bupati Bone

3/03/2020 | 15:03 WIB

Bagikan:
ILUSTRASI
INSTINGJURNALIS.Com--Nama Kepala Bidang Pendidikan Usia Dini (PAUD), Erniaty mencuat dalam lanjutan sidang kasus korupsi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, Jl Kartini, Kecamatan Ujung Pandang, Senin (2/3/2020).

Dalam persidangan itu, Enam saksi kasus dugaan korupsi proyek PAUD, dihadirkan dipersidangan.

Keenam saksi, masing masing, Bendahara Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bone periode 2017 Agus Tanra, Bendahara Disdik Bone periode 2018, Norma.

Kepala Bidang Program Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs Ibrahim, Kepala Sekolah TK Bone Muliati dan Satma Awaliana.

Dalam sidang berlangsung, seorang saksi mengungkap adanya sejumlah uang disetor di rumah jabatan (Rujab) Wakil Bupati atas arahan tersangka Erniati.

Hal itu dibenarkan Kasi Pidsus Kejari Bone, Andi Kurnia, mengatakan bahwa aliran dana yang disebut itu adalah dana Dana Alokasi Umum dan hal itu tidak berkaitan dengan kasus yang sedang berproses.

"Bahwa memang ada keterangan saksi bendahara ke rujab bawa uang kegiatan, tapi bukan dari anggaran DAK BOP Paud, melainkan dana DAU dan tidak ada hubungannya  dengan perkara saat ini," kata Andi Kurnia, saat dikonfirmasi, Selasa (03/03/2020).

Erniati yang tak lain istri Wabup Bone, Ambo Dalle, juga tersangka dalam kasus ini namun berkasnya masih bergulir di Kepolisian.

Jauh sebelumnya, Erniati juga disebut bertanggung jawab terkait kasus yang merugikan negara hingga mencapai 4,8 miliar.

Sebut saja Mister X salah satu dari sumber media ini yang tidak mau disebuktan namanya. Kala itu, ia mengatakan, Hj Erniati selaku Kepala Bidang PAUD hendak lepas tanggung jawab terkait persoalan ini. Padahal menurutnya, ia bertanggung jawab proses terjadinya kasus ini.

"Kepala Bidang Paud harus bertanggung jawab secara penuh terkait kasus ini, jangan dia mau cuci tangan," kata Mister X yang saat ini menjadi terdakwa.

Selain itu, Mister X meminta penegak hukum untuk profesional dalam menangani kasus tersebut. Karena kata dia, aktor utamanya adalah Kepala Bidang.

"Harusnya polisi mencari aliran uang itu, disitu bisa ditemukan siapa aktor utamanya, selain itu ada beberapa rekomendasi yang diterbitkan dalam bentuk SOP atau sebuh kegiatan monotoring atas kegiatan yang bermasalah tersebut dan diketahui langsung oleh kepala bidang," lanjut Mister X yang saat itu mengaku saat dilakukan pemeriksaan penyidik tidak pernah mempertanyakan keterlibatan istri wakil Bupati Bone itu.

(Muhammad Irham)


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI