Diguyur Hujan, Posko di Perbatasan Sinjai-Bulukumba Tetap Siaga

5/15/2020 | 13:46 WIB

Bagikan:
Diguyur Hujan, Posko di Perbatasan Sinjai-Bulukumba Tetap Siaga

INSTINGJURNALIS.com - Perjuangan petugas di Posko Terpadu Penanganan Covid-19 dibeberapa titik di Kabupaten Sinjai tak bisa dipandang sebelah mata. Dedikasinya dalam melakukan penjagaan siang dan malam, walau diguyur hujan tak pernah surut.

Tidak berlebihan jika mereka disebut 'Pahlawan Kemanusian' dalam melakukan upaya pencegahan penyebaran Virus Corona.

Salah seorang petugas kesehatan,
Mirnawati mengatakan bahwa pemeriksaan di posko perbatasan, tepatnya di Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, tak pernah terhenti. Kala hujan mengguyur para pengendara yang melintas tetap diberhentikan untuk dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.

"Demi sebuah tanggung jawab, kami di perbatasan tetap standby 24 jam," ungkap Mirnawati, Kamis (15/5/2020) malam.

Bahkan lanjut dia, Kepala Puskesmas dan beberapa pejabat Puskesmas pun turun langsung melakukan pemeriksaan.

Suka duka pun dialami oleh mereka. Meski kadang diacuhkan pada saat melakukan pemeriksaan, namun hal itu tak membuatnya patah semangat.

"Sering juga pengendara tidak berkenan membuka jendela mobilnya dan ada pula yang jengkel karena berkali-bekali di ukur suhu tubuhnya, bahkan sering kali ada pengendara menghindari petugas," ucap Mirnawati.

Walau begitu, dirinya tidak pernah menyerah untuk mundur dari tanggung jawab sebagai petugas kesehatan. Apatalagi, Mirna mengaku sejak melaksanakan tugas di Posko, banyak pula pengalaman yang didapatkan bersama dengan instansi terkait.

"Kami bangga menjadi bagian gugus tugas pencegahan dan antisipasi penyebaran covid-19. Dan selama kami melakukan penjagaan di posko alhamdulillah kami sangat bersyukur karena masih banyak masyarakat peduli dan memberi support serta memberikan bantuan berupa bahan makanan, minuman, masker dan kebutuhan lainya," ujarnya.

"Namun dalam bulan puasa ini tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap melaksanakan tugas di posko perbatasan. Kami pun bangga pada semua tim gugus tugas yang rela meninggalkan keluarganya," ujar Mirna.

Editor : Satria

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI