Pemkab Sinjai Berhasil Bangun Puluhan Titik JUT Kurun Waktu 2 Tahun

8/07/2020 | 20:24 WIB

Bagikan:
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) kabupaten Sinjai, Hj. Marwatiah

INSTINGJURNALIS.com - Dalam dua tahun terakhir Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dibawa kepemimpian Bupati Andi Seto Asapa (ASA) berhasil membangun puluhan titik Jalan Usaha Tani (JUT).


Demikian diungkapkan, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) kabupaten Sinjai, Hj. Marwatiah. Dirinya mengatakan bahwa dari tahun 2018, pihaknya telah membangun dan memperbaiki sebanyak 44 titik yang tersebar di delapan Kecamatan yang ada di Bumi Panrita Kitta.


Marwatiah menyebut, 44 paket JTU ini berada di Kecamatan Sinjai Utara sebanyak 3 paket, Sinjai Timur 8 paket, Sinjai Tengah 5 paket, Sinjai Selatan 3 paket, Sinjai Barat 9 paket, Sinjai Borong 3 paket, Tellulimpoe 7 paket dan Bulupoddo 6 paket.


Dia mengatakan, angaran pembangunan JUT tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD Kabupaten Sinjai. Dalam satu paket JUT panjangnya bervariasi, ada yang 500 meter, 1 kilometer, bahkan ada yang sampai 3 kilometer.


"Tentu ini sangat bermanfaat untuk mendukung akses para petani dalam pengangkutan sarana produksi ke lokasi persawahan dan membantu mengakses pengangkutan hasil produksi dari lokasi ke pasar," kata Marwatiah, Jumat (7/8/2020).


Program ini merupakan komitmen Bupati ASA dan Wakil Bupati Hj. Andi Kartini Ottong dalam rangka peningkatan produksi pertanian. 


Untuk tahun 2020 ini kata Marwatiah, Pemkab Sinjai kembali membangun 2 paket jalan usaha tani yang lokasinya ada di Kecamatan Tellulimpoe Dan Bulupoddo dengan sumber anggaran dari APBD Kabupaten Sinjai.


Selain itu Dinas TPHP Sinjai juga melakukan upaya modernisasi pertanian di Sinjai dengan memberikan sejumlah bantuan berupa alat pertanian.


Sementara itu, Bupati ASA berharap dengan jalan usaha tani yang mulus, biaya angkut produksi pertanian akan rendah sehingga kesejahteraan petani juga akan meningkat.


“Dengan akses jalan yang mulus hingga ke area persawahan, petani tidak akan kesulitan memasarkan hasil panen,” ketusnya. (*)


(Satria)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI