Terus Bergerak, Misi Nasrullah Mustamin Majukan PDAM Tirta Sinjai Bersatu

10/31/2020 | 20:41 WIB

Bagikan:

 Terus Bergerak, Misi Nasrullah Mustamin Majukan   PDAM Tirta Sinjai Bersatu

INSTINGJURNALIS.com - Komitmen Nasrullah Mustamin yang baru-baru ini dilantik sebagai Direktur PDAM Tirta Sinjai Bersatu untuk memajukan perusahaan plat merah tersebut, bukan isapan jempol semata. Dia terus bergerak lebih maju. 


Buktinya, meski hari libur Nasrullah  tetap aktif turun di Lapangan dengan mengunjungi sumber air / intake serta IPA, mulai dari sumber Air Sungai Tangka di Lempakomae, IPA di Lamatti Rilau, sampai sumber Air/ intake di Balantieng Borong, dan IPA Pasir Putih.


Bahkan untuk memastikan pelayanan bisa efektif sampai ke pelanggan, Nasrullah juga setiap saat memantau keluhan masyarakat baik melalui media sosial, maupun melalui Radio Suara Bersatu FM. 


Tak sampai disitu, dia juga terjun lansung ke lapangan melihat tindak lanjut atas kelurahan masyarakat mengenai kebocoran pipa, atau keluhan jaringan yang tidak dialiri air.


"Alhamdulilah, waktu kerja yang hanya dua hari ini karena libur Nasional, kami masih sempat melakukan pertemuan dengan semua karyawan serta melakukan pertemuan terbatas dengan para Kabag, ini untuk mendengar masukan dari semua karyawan Perumda," ujar Nasrullah, sabtu (31/10/20)


Menurut Nasrullah, yang juga ketua MPC Pemuda Pancasila Sinjai Itu, bahwa untuk mengembangkan Perusahaan Plat Merah ini, maka baginya yang pertama harus dilakukan adalah membenahi manajemen serta meningkatkan kesejahteraan karyawan.


Selain itu agar PDAM bisa memperoleh keuntungan (laba) untuk menambah pendapat daerah, maka hal penting yang harus dioptimalkan kata dia adalah rencana kerja atau program srategis.


"Untuk itu maka saya menargetkan tahun 2021 Perumda sudah harus melakukan ekspansi usaha, selain bidang usaha pemenuhan kebutuhan air dengan sistem jaringan perpipaan yang ada saat ini, maka tahun depan InsyaAllah Perumda sudah memiliki bidang usaha baru dalam bentuk penyediaan air minum kemasan botol atau gelas," jelasnya.


Kurang lebih sepekan dalam setiap aktivitasnya mendatangi sejumlah titik, Nasrullah juga sejauh itu mengaku telah menginventarisir beberapa persoalan yang selama ini dihadapi oleh PDAM Tirta Sinjai Bersatu, temasuk diantaranya sumber air baku.


"Kendala saat ini yang di hadapai oleh Perumda karena penyediaan air bersih untuk masyarakat kota Sinjai masih mengandalkan sumber air baku dari sungai Tangka dengan sistem pompanisasi, sedangkan baku dari Balangtieng masih terbatas hanya 20 liter perdetik. Sementara kebutuhan air untuk masyarakat kota lebih 100 liter per detik. Artinya Balangtieng saat ini hanya memasok 20% kebutuhan air masyarakat Perkotaan," beber Nasrullah.


Hal lain tambahnya, tidak optimalnya Pengelolaan Air Baku Balantieng disebabkan karena pengelolaan sumber air dan jaringan sampai ke reservoar dan IPA di Borong, Tellulimpoe, Sinjai Selatan, Sinjai Timur dan Lamatti Rilau Sinjai Utara, masih di kelolah oleh Balai besar Pompengan Makassar. 


"Itu salah satu kendala sehingga kami masih terbatas untuk mengelola air Balantieng, padahal kepasisitas produksi air dari Balangtieng lebih dari 200 liter perdetik. Olehnya itu kami berharap secepatnya pengelolaan sumber dan jaringan air ini bisa di serahkan ke Pemda Sinjai untuk di kelolah Perumda Air Tirta Sinjai Bersatu, Khususnya Balantieng," pungkasnya. (*)


Editor : Satria



Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI