Harga Cabai Rawit di Sinjai Meningkat Drastis, Ini Penyebabnya

3/09/2021 | 22:17 WIB

Bagikan:

 

Harga Cabai Rawit di Sinjai Meningkat Drastis, Ini Penyebabnya

INSTINGJURNALIS.com - Harga kebutuhan pokok di pasar sentral Sinjai, khususnya komoditi cabai rawit atau cabai merah meningkat drastis.


Dari pantauan di sejumlah pedagang, harga cabai rawit meroket hingga Rp65 ribu per kilogram (Kg). Jauh meningkat dari harga sebelumnya yang hanya dikisaran Rp15 ribu per Kg.


Salah satu pedagang H Rasyid, mengungkapkan kenaikan harga cabai rawit ini sudah berlangsung sepekan terakhir.


"Sudah 5 hari terakhir ini memang cabai rawit harganya naik", ungkapnya, Selasa, (9/3/2021).


Dia mengatakan, tingginya harga cabai karena saat ini sedang musim penghujan. Sehingga wajar saja harga cabai naik.


"Karena musim hujan jadi rusak produksinya di tingkat petani, apalagi kebanyakan cabai lokal dari petani Bongki Lengkese", sambungnya.


Naiknya harga cabai pun diakuinya membuat tak sedikit pembeli menjadi takut, bahkan tidak sedikit pembeli yang komplain. Akibatnya, pembeli pun menjadi lebih sedikit.


"Kalau cabai mahal begini kita juga takut ambil dari luar karena sampai di sini tertinggal karena kurang memang pembeli", tambahnya.


Terpisah, kepala seksi penyaluran dan distribusi Disperindag dan ESDM Sinjai, Burhanuddin membenarkan kenaikan harga cabai rawit di pasar sentral Sinjai.


Menurut Burhanuddin, kenaikan harga cabai diakibatkan kurangnya pasokan dari petani. 


"Meski begitu kebutuhan cabai mencukupi selama satu bulan kedepan", jelasnya.


Kendati demikian, sejumlah kebutuhan pokok lainnya terpantau normal seperti cabai keriting, cabai besar, bawang merah, bawang putih dikisaran Rp25-30 ribu per kg.


Termasuk harga daging ayam potong yang normal di kisaran Rp28 ribu per kg, gula pasir Rp11 ribu per liter hingga minyak curah Rp11 ribu per liter. (*)


Laporan: Satria



Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI