Dinilai Boros Anggaran Negara, Studi Banding Kades Sinjai Disorot

6/11/2021 | 14:44 WIB

Bagikan:

Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Pengurus Cabang PMII Kabupaten Sinjai, mengkritik sejumlah kepala desa dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sinjai.


Mereka mengkritik sedikitnya 30-an kepala desa yang melaksanakan studi banding di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. 


Ketua PC PMII Sinjai, Muh Mirwan menilai studi banding yang dilakukan kepala desa tersebut hanya untuk menghabis-habiskan anggaran di masa jabatannya. 


"Tidak ada alasan yang mendesak bagi kades untuk studi banding ke luar kota. Seharusnya, kades fokus pada prioritas agenda penting di akhir masa jabatanya," kata Nurwan. 


"Jor-joran menyelenggarakan berbagai kegiatan yang tak jelas pada pekan-pekan terakhir masa jabatnya ini sudah tidak sehat. Jika tak ada urgensi dibalik pelaksanaannya, bisa  saja dikatakan studi banding ini hanya proyek buang-buang anggaran, jangan sampai hanya agenda ‘berwisata’ dengan memanfaatkan uang rakyat," tegas Muh Mirwan. 


Di sisi lain tambahnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sinjai sebaliknya malah memberikan ruang, mestinya perlu ada pertimbangan utama yang efektif untuk menggunakan waktu yang tersedia dalam membahas persoalan Pilkades.


"Ini malah disibukan dengan urusan yang tidak jelas. Dimana sebelumnya mengeluhkan minimnya anggaran Pilkades itu artinya akan semakin mengurangi anggaran," tambahnya. 


Menurutnya, perjalanan ke luar kota belum memberikan kontribusi positif untuk pembangunan dan kemajuan Desa di Sinjai. belum ada yang dapat terimplementasikan dari hasil kunjungan ke luar kota. Malah yang ada pemborosan anggaran dan juga memiliki potensi korupsi. 



Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI