Diam-diam, Ternyata Bupati Sinjai Promosikan Obyek Wisata Sinjai di Kementerian

9/19/2021 | 14:46 WIB

Bagikan:

Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Industri pariwisata menjadi sektor andalan dalam mendatangkan wisatawan untuk menambah devisa daerah. Tidak hanya itu, sektor pariwisata diharapkan juga dapat menarik investor luar untuk menanamkan modalnya untuk penunjang pariwisata.


Olehnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Sinjai menjadikan objek pariwisata sebagai skala prioritas. Sebab, obyek wisata yang dimiliki Kabupaten Sinjai sangat banyak dan dinilai mampu menjadi lokomotif pergerakan perekonomian daerah.


Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa dikonfirmasi di tengah kesibukannya bersama keluarganya, Minggu (19/09/2021) mengatakan pengelolaan dan pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sinjai terus dikembangkan oleh pemerintah, melalui berbagai kebijakan untuk membuat pariwisata di daerah lebih maju dan dikenal secara nasional.


"Karena peranan sektor pariwisata daerah itu sangatlah penting dan mewujudkan potensi yang di miliki daerah, sejalan dengan perkembangan dan kontribusi yang diberikan sektor pariwisata melalui pendapatan daerah, pengembangan wilayah, maupun dalam penyerapan investasi dan tenaga kerja serta pengembangan usaha yang tersebar di berbagai tempat terpencil," ungkap Andi Seto. 


Andi Seto menjelaskan pihaknya menyempatkan diri berkunjung ke Kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, di Gedung Sapta Pesona Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta, guna untuk menawarkan program wisata di Kabupaten Sinjai serta mempromosikan sejumlah obyek wisata yang dimiliki Kabupaten Sinjai agar Pemerintah Pusat melalui kementerian dapat berkontirbusi dalam program pengembangan wisata di Sinjai


"Saya sempat ketemu dengan Pak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Menparekraf) H. Sandiaga Salahuddin Uno saat itu dan saat itu beliau datang langsung berkunjung ke Sinjai beberpa waktu lalu guna untuk melihat langsung obyek wisata yang ada dan menyampaikan beberapa poin strategis terkait kondisi, peluang dan potensi beragam destinasi pariwisata di Bumi Panrita kitta," jelasanya. 


Sekedar diketahui, Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata di Kabupaten Sinjai April 2021 realisasi Pendapatan Asli Daerahnya (PAD) mencapai 31 persen sebesar Rp160 juta lebih. Itu terdiri dari penarikan retribusi tempat rekreasi.


Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Sinjai, Yuhadi Samad, obyek wisata yang penyumbang PAD terbesar hingga bulan ini ialah hutan Mangrove Tongke-Tongke, di Kecamatan Sinjai Timur.


"Bentuk penarikan retribusi daerah melalui tiket masuk ke Hutan Mangrove Tongke-Tongke, mencapai Rp130 Juta per April 2021, kedua adalah Taman Purbakala Batu Pake Gojeng sebesar Rp15,1 juta lebih kemudian objek wisata Taman Hutan Raya (TAHURA) Abdul Latief Sinjai Borong sebesar Rp11,7 Juta. Kemudian Air terjun Batu Barae sebesar Rp3,5 juta lebih serta Air Terjun Lembang Saukang, Rp110 ribu," ungkapnya.

 
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI