Peredaran Narkoba di Bone Semakin Marak, Warga: Tinggal Menunggu Waktu Anak Kami Juga Akan Terlibat

11/28/2021 | 01:32 WIB

Bagikan:

Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Tingginya peredaran narkoba di Kabupaten Bone menjadi kekhawatiran serius bagi warga. Warga bahkan menyebut peredaran narkoba di Bumi Arung Palakka sudah tidak dapat ditanggulangi lagi.


Warga Kelurahan Bukaka Kota Bone, AL mengatakan bahwa peredaran narkoba khususnya di daerahnya sudah sangat parah. 


“Untuk peredaran narkoba di Bukaka sangat parah. Bukaka sudah masuk kategori ‘merah’. Bagaimana solusinya? Kami orang tua sudah habis akal,” ujar AL, Sabtu (27/11/2021).


Ia mengatakan, warga Bukaka seolah sudah tidak bisa berbuat apa-apa untuk memberantas narkoba di lingkungan mereka. Narkoba, lanjut dia, sudah dirasa begitu dekat dengan anak-anak mereka.


“Kadang-kadang kami berpikir hanya menunggu waktu, anak kami terkena narkoba,” ungkap AL dengan risau.


Kabupaten Bone dinyatakan darurat peredaran narkoba menyusul masifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Peredaran narkoba sudah merambah semua lapisan masyarakat baik di kota hingga pelosok desa.


Peredaran tersebut menunjukkan jumlah yang sangat tinggi dan mengancam masa depan bangsa, ancaman narkoba menjadi permasalahan sosial yang serius di tengah masyarakat dan perlu untuk segera ditanggulangi secara bersinergi dan berkesinambungan antar seluruh pemangku kepentingan.


Ketua Gerakan Anti Narkoba Kabupaten Bone, Syamsuddin mengatakan ancaman narkoba lebih serius dibanding kasus lainnya. Tentu pemerintah daerah bersinergi dengan para stakeholder untuk membangun ketahanan diri pada lingkup terkecil.


"Yaitu keluarga agar mampu menangkal ancaman bahaya narkotika. Gerakan dari desa kemudian meluas ke kota hingga akhirnya mewujudkan Indonesia Bersinar," kata Syamsuddin, Selasa (09/11/2021). 


Kalau tidak serius dalam penanganan pemberantasan narkoba bisa jadi suatu daerah khususnya kabupaten Bone menjadi Darurat Narkoba. " Dengan uraian ini bisa dikatakan (darurat narkoba)," tambahnya. 

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI