SPBU Kajuara Bone Milik Anggota DPRD Sinjai Fraksi PPP Diduga Fasilitasi Mafia BBM

11/25/2022 | 17:09 WIB

Bagikan:

Ilustrasi SPBU (Google)
Gambar SPBU Ilustrasi (Google)

INSTINGJURNALIS.COM - 
 Stasiun Pengisian Bahan Bakar dikenal dengan nama SPBU yang terletak di kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone  milik anggota DPRD Sinjai, Zulkifli dari fraksi PPP diduga terlibat sebagai agen mafia solar dipusaran wilayah Kajuara.


Diketahui dari sejumlah kasus mafia solar yang telah berproses di Polres Bone sebelumnya, dimana para pelaku menyebutkan bahwa minyak solar yang didapatnya itu berasal dari SPBU atau Pertamina yang terletak di Kajuara samping Polsek Kajuara.


Salah satu tersangka mafia BBM berinisial AW menyebut bahwa BBM jenis solar yang didapatkan itu berasal dari Pertamina yang ada di kecamatan Kajuara.


"Tidak usah diributkan dinda karena itu mata pencarian kami juga dan ini kasus sudah lama dan memang jauh sebelumnya sempat BBM kami diamankan tapi sudah aman,"ungkapnya.


Diketahui sebelumnya pemilik Pertamina H. ZR (Almarhum) pernah meminta untuk difasilitasi agar Solar yang diamankan oleh pihak kepolisan beberapa tahun lalu agar bisa dikembalikan, namun saat itu berjalan dengan mulus dan setiap terjadinya pelanggaran Pertamina Kajuara terus lolos.


Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan bahwa Pertamina yang ada disamping Polsek Kajuara itu memang gampang untuk didapatkan solarnya, apalagi kebutuhan industri seperti kapal transpor dan nelayan. Semua diambil dari Pertamina Kajuara.


"Iya pak itu SPBU disamping Polsek Kajuara gampang didapat solarnya, entah apakah memang sudah ada permainan atau bagaimana karena kapal transpor saja yang mau ke NTT bawa beras disitu semua ambil dengan berbagai keterangan yang bisa di akali,"ungkapnya.


Terpisah Zulkifli yang juga selaku anggota DPRD Sinjai dari fraksi PPP pemilik SPBU Solar di kecamatan Kajuara (Tuju-tuju) Kabupaten Bone, mengaku bahwa permintaan BBM Solar terhadap masayarakat di kecamatan Kajuara sudah sesuai prosedur.


"Jadi begini, soal adanya mafia BBM Solar kami sangat membantah karena kami sudah sesuai kuota dan rekomendasi serta kebutuhan masyarakat," pungkasnya saat dihubungi, Jumat (25/11/2022). (Satria)


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI