TSMpGUd8BUMoGUMoTSO6TSM7Ti==

Ratusan Pegawai RSUD Sinjai Plesiran ke Yogyakarta, Pasien IGD Terkesan Diterlantarkan



INSTINGJURNALIS.COM, SINJAI, Sejumlah pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sinjai mengeluhkan minimnya pelayanan, bahkan terkesan ditelantarkan. Hal tersebut dirasakan salah satu keluarga pasien IGD Asman (45).

Ia menjelaskan, pasien yang merupakan iparnya seharusnya segera mendapat perawatan medis. Namun, karena pelayanan yang minim, pasien harus menunggu lebih dari satu jam. Kondisi itu membuat dirinya diliputi rasa khawatir sepanjang waktu


"Satu jam ma Pak menunggu dari tadi saya tunggu perawat disini (IGD) tidak ada yang melayani harus menunggu lama baru dapat pelayanan," ungkapnya.


Diketahui ratusan pegawai RSUD diboyong ke Yogyakarta. Keberangkatan tersebut diduga menjadi penyebab minimnya pelayanan medis di rumah sakit tersebut. 


Kondisi ini langsung menuai sorotan warga, yang mempertanyakan bagaimana manajemen RSUD Sinjai memastikan pelayanan pasien tetap berjalan optimal ketika banyak pegawai mengikuti kegiatan di luar daerah.


"Pasien datang ke rumah sakit tentu berharap mendapat pelayanan cepat. Kalau banyak pegawai berangkat, harus dipastikan pelayanan tidak terganggu," ujar Ahmad, warga Sinjai, Sabtu (19/9/2026).


Untuk memastikan informasi tersebut tidak berkembang menjadi spekulasi liar, manajemen RSUD Sinjai diharapkan menjelaskan secara terbuka jumlah pegawai yang berangkat, tujuan serta agenda kegiatan, sumber pembiayaan perjalanan, dan pengaturan pelayanan pasien selama kegiatan berlangsung. 


"Termasuk mengenai tiket pesawat, pihak RSUD juga perlu menegaskan apakah perjalanan tersebut menggunakan anggaran kedinasan atau mendapat fasilitas dari pihak ketiga," tambahnya.


Sementara itu, Plt Direktur RSUD Sinjai, dr. Kahar Anies, sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Sinjai telah dikonfirmasi terkait keberangkatan pegawai, pelayanan rumah sakit, serta informasi dugaan fasilitas tiket pesawat tersebut.


Namun, hingga berita ini terbitkan, belum ada tanggapan atau penjelasan resmi yang disampaikan. (*)


Editor   : INSTING JURNALIS



- SIMAK BERITA & ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS   

- BERLANGGANAN DI CHANNEL WHATSAPP 

Komentar0

Type above and press Enter to search.