Kisah Aminah Janda Tua 15 Tahun Mengadu Nasib di Sinjai

6/12/2019 | 22:24 WIB

Bagikan:
Kisah Aminah Janda Tua 15 Tahun Mengadu Nasib di Sinjai

INSTINGJURNALIS.com - Kesehariannya hanya menjual jamu dan kerupuk di Pasar untuk menutupi sebagian kebutuhan hidupnya. Begitulah kisah Aminah (50) janda tua yang hidup sebatang kara di jalan persatuan raya kelurahan Biringere, kabupaten Sinjai.

Ibu asal Solo, Jawa Tengah itu mengaduh nasib sekitar 15 tahun di Kabupaten Sinjai. Suaminya sudah lama meninggal.

Rumah yang ia tempati merupakan kontrakan yang dibayar Rp300 ribu pertahun yang tak jauh dari rumah jabatan Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong.

“Saya lama tinggal di Sinjai, sebelum banjir bandang, dari dulu saya jual jamu hasilnya tidak seberapa asalkan halal,” ucapnya seperti dilansir suarajelata.com.

“Kalau hujan air masuk semua karena di sini tempatnya rendah,” sambungnya.

Aminah harus bertahan hidup dirumah kontrakan itu tanpa aliran listrik. Juga WC yang ditempati buang air besar pun sudah rusak.

“Saya pake minyak tanah, kompor tidak bisa, cuman pakai kayu saja jika memasak," tuturnya. (*)

Editor : Satria
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI