Pasca Penggeledahan, Polisi Belum Jadwalkan Penetapan Tersangka Kasus PAUD

9/27/2019 | 21:15 WIB

Bagikan:
Kepolisian Polres Bone yang diback-up Polda Sul-sel melakukan penggeledahan di Rujab Bupati Bone, (18/09/2019) lalu, Penggeledahan itu ditengarai keterlibatan istri wakil Bupati Bone dalam kasus korupsi PAUD.

INSTINGJURNALIS.Com--Lebih satu pekan pasca dilakukan penggeledahan di Kantor Wakil Bupati Bone sejak (18/09/2019) lalu. Tampaknya, Kepolisian Polres Bone hingga saat ini belum memastikan jadwal penetapan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan buku Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Muhammad Pahrun, kepada awak media, Jumat (27/09/2019) pihaknya mengatakan akan menuntaskan kasus tersebut. Hanya saja pihaknya belum memastikan jadwal penetapan tersangkanya.

"Kami belum memastikan jadwal penetapan tersangka, apakah minggu ini atau minggu depan, yang pastinya secepatnya akan menetapkan tersangka," kata Iptu Muhammad Pahrun.

Mengenai keterlibatan istri wakil Bupati Bone dalam pengadaan buku yang merugikan negara hingga mencapai 4,8 miliar. Pahrun mengatakan. "Kami tetap melakukan pemeriksaan terkait hal itu, yang pastinya kami akan menyelesaikan kasus ini sesuai prosedur," lanjutnya.

Sebelumnya, diketahui kasus dugaan korupsi pengadaan buku Bidang Paud ditangani kepolisian sejak bulan Februari lalu. Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga tiga pelaku dalam kasus tersebut, hanya saja hingga saat ini belum dilakukan penetapan tersangka.

Dari ketiga terduga pelaku tersebut, diketahui tidak dicantumkan nama Istri Wakil Bupati Bone, Hj Erniati, padahal ia memiliki tanggung jawab sebagai Kepala Bidang. Namun belakangan indikasi mengarah mengarah kesana kembali menguat, setelah Kepolisian Polres Bone yang diback-up Polda Sulsel melakukan penggeledahan, mulai dari Kantor Bidang Paud, Rumah pribadi hingga Rujab Wakil Bupati Bone, Rabu (18/09/2019) lalu.

Dari hasil penggeledahan itu, Polisi menyita sejumlah dokumen dari Rujab terkait hal keterlibatan Kabid Paud. Bahkan diduga Kepolisian juga menyita sejumlah uang dan emas.

(Muhammad Ram)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI