'Hanya' 8 Orang Diamankan, BNNK Bone Akui Kurang Dukungan dari Pemda

12/23/2019 | 23:50 WIB

Bagikan:
Kepala BNNK Bone, AKBP Ismail Husaen bersama personel Polres Bone bersalaman usai menggelar press release, Senin (23/12/2019).
INSTINGJURNALIS.Com--Sepanjang tahun 2019, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bone, mengamankan delapan tersangka.

Hal itu disampaikan Kasi Brantas BNNK Bone, Kompol Subagyo menjelaskan, selama 2019 sabu pihaknya mengamankan 46,19 gram dengan 8 orang sebagai tersangka. 7 orang sudah diproses hukum. Sesuai dengan data dan fakta dua orang sebagai pengedar, enam orang lainnya sebagai penyalahguna.

"Jika sudah ada yang membawa alat timbangan, dan plastik bening sudah mengarah ke pengedar. Dan rata-rata tangkapan BNN berdasarkan dari situ," ucapnya.

Sementara itu, menurut Kepala BNN Kabupaten Bone, AKBP Ismail Husain mengatakan, minimnya penangkapan tersebut disebabkan kurangnya dukungan dari pemerintah setempat.

"Tentunya kami mengharapkan bantuan dari pemerintah, baik itu berupa fasilitas ataupun dukungan materi," kata Ismail Husaen.

Meski begitu, tetap diupayakan melakukan kerja-kerja secara maksimal. Bahkan selama ini hanya mengandalkan anggaran Dipa saja. Tidak ada bantuan dari Pemda Bone.

"Semoga keterbatasan anggaran bisa dapat perhatian Pemda untuk menyiapkan tambahan ruangan atau tempat, atau ada anggaran tersendiri untuk RS-nya. Pemda harus betul-betul menyiapkan, dan kami bisa dibantu," katanya saat ditemui Instingjurnalis.com, Senin (23/12/2019).

Walau kekurangan anggaran tetap bisa melaksanakan kegiatan lain. Sebanyak 2700 orang sudah dilakukan tes urine. Bahkan ke depan rencananya akan menyasar sekila-sekolah untuk melakukan deteksi dini. "Dinas Pendidikan (Disdik) juga harua memprogramkan kegiatan untuk tes urine ke sekolah," tambahnya.

Mantan Kepala BNNK Palopo itu menuturkan akan membentuk Desa Bersinar disemua desa Kabupaten Bone. Yang anggotanya dari babinsa, bhabinkamtibmas, penyuluh kesehatan, penyuluh agama, tokoh masyarakat. "Agar desa itu bisa lebih cepat menyelesaikan narkotika di daerah tersebut," jelasnya.

(Muhammad Irham)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI