Posyandu Dusun Maccini Panaikang Deteksi Penyimpangan Pertumbuhan Anak

12/23/2019 | 14:55 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.com - Posyandu di Dusun Maccini, Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Senin (23/12/2019) pagi dipadati warga setempat.

Daerah yang masuk wilayah kerja Puskesmas Panaikang di padati masyarakat yang hendak mengakses pelayanan kesehatan seperti, pelayanan imunisasi, kesehatan ibu hamil, kesehatan jiwa, lansia, penyakit tidak menular, Pelayanan Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK).

Penanggung Jawab Program SDIDTK, Sitti Zakiah menjelaskan, SDIDTK adalah, proses perkembangan sesuai usia dan deteksi kemungkinan ada penyimpangan dalam pertumbuhan. Sebab, kata dia,  tahun pertama kehidupan, terutama periode sejak janin dalam kandungan sampai anak berusia 2 tahun merupakan periode yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan yang paling pesat pada otak manusia.

"Periode ini merupakan, Masa Emas (Golden period)," ujarnya.

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa, periode 2 tahun pertama ini merupakan masa yang relatif pendek dan tidak akan terulang kembali.

Olehnya itu, orang tua dan keluarga harus memanfaatkan periode yang singkat ini untuk membentuk anak kearah yang positif dengan cara memberikan masukan atau pembelajaran nilai-nilai positif, memberikan asupan nutrisi dan gizi seimbang, memberikan stimulasi yang tepat serta memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi balita.

"SDIDTK hadir di posyandu dengan tujuan itu. Di program ini saya tak sendiri, petugas gizi juga terlibat di dalamnya. Saya khusus memantau perkembangan, sedangkan program gizi memantau pertumbuhannya," jelasnya.

Sementara itu, Petugas Gizi, Sukarni yang sibuk melakukan pelayanan berujar, dalam pertumbuhan anak pihaknya melakukan pengukuran berat badan, pengukuran panjang badan atau tinggi dan pengukuran lingkar kepala.

"Di pemantauan perkembangan, seperti, kemampuan mengangkat kepala pada posisi telungkup bayi 3 bulan, dan lain-lain. Tergantung usia bayi balita yang di periksa," kata Sukarni. (*)

Editor : Ardy
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI