Bernarkah, 5 Kebiasaan Ini Bisa Memicu Gangguan Kesehatan Mental

1/19/2020 | 20:32 WIB

Bagikan:
Bernarkah, 5 Kebiasaan Ini Bisa Memicu Gangguan Kesehatan Mental

Menjaga kesehatan mental adalah tindakan yang wajib dilakukan agar tubuh bisa sehat secara jasmani dan rohani. Sayangnya, menjaga kesehatan mental bukanlah hal yang mudah dilakukan. 

Ini karena ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang tidak disadari bisa menjadi penyebab  gangguan kesehatan mental terjadi.

5 Kebiasaan yang Menyebabkan Gangguan Kesehatan Mental

Dengan melakukan kebiasaan buruk secara berulang, Anda berisiko tinggi untuk mengalami stres, depresi, gangguan kecemasan dan masalah mental lainnya. Bila kondisi mental sudah sangat drop, umumnya Anda bisa kehilangan semangat untuk menjalani kehidupan.

Dilansir dari Klikdokter, Inilah kebiasaan buruk yang bisa memicu gangguan kesehatan mental.

Jam Tidur yang Kurang

Beberapa penelitian telah membuktikan, bahwa tidur yang cukup dapat membantu tubuh melakukan proses regenerasi sel-sel yang rusak. Dengan cukup tidur, tubuh juga akan lebih siap untuk melakukan berbagai aktivitas di hari itu.

Sebaliknya, jika Anda kurang tidur, organ-organ tubuh tidak dapat menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.

Ini karena Anda tidak membiarkan tubuh secara alami memperbaiki kerusakan sel yang bisa didapatkan saat tidur cukup. Anda pun akan lebih mudah mengantuk, tidak bersemangat, sulit berkonsentrasi, serta emosi jadi gampang meluap. Hal-hal seperti ini tentu tidak baik untuk kondisi mental Anda.

Ada sebuah penelitian lain yang mengungkapkan apabila seseorang sering tidak tidur cukup, ia berisiko mengidap depresi dan gangguan bipolar. Oleh karena itu, jika tidak ingin mengalami gangguan kesehatan mental tersebut, pastikan untuk mendapatkan waktu tidur cukup, idealnya selama 7-8 jam setiap malam.

Malas Bergerak

[CUT]

Berbagai penelitian yang dilakukan selama bertahun-tahun juga telah membuktikan, dengan melakukan aktivitas fisik secara rutin, ini dapat membantu menjaga kesehatan fisik dan juga mental.

Lalu, jika Anda tipe orang yang mager atau lebih menghabiskan banyak waktu hanya untuk duduk atau tidur-tiduran, risiko gangguan kesehatan mental seperti depresi bisa semakin tinggi terjadi.

Supaya tidak berakhir mengalami kondisi tersebut, mulailah untuk membuat diri rutin melakukan aktivitas fisik. Tidak harus yang berat-berat, kok. Anda bisa bersepeda, berjalan-jalan mengitari komplek rumah, jogging, atau bahkan berenang.

Disarankan untuk  melakukan aktivitas fisik rutin minimal sebanyak 5 kali dalam seminggu, dengan durasi 30 menit setiap sesinya.

Memendam Emosi

Terlalu sering memendam emosi merupakan kebiasaan yang sangat amat tidak baik bagi kesehatan mental Anda. Pasalnya, sebuah penelitian menemukan fakta bahwa seseorang yang sering atau suka memendam emosi, ia lebih berisiko untuk mengalami depresi dan gangguan kesehatan mental lainnya.

Maka dari itu, usahakan untuk tidak memendam emosi terlalu sering. Lepaskanlah perasaan sedih, kesal, kecewa yang selama ini Anda rasakan dengan cara yang sehat. Pelampiasan emosi secara sehat dapat dilakukan dengan bercerita pada orang-orang yang dipercaya atau mengobrol langsung dengan psikolog atau psikiater.

Dengan “meluapkan” semua emosi yang selama ini Anda pendam di dalam diri, Anda akan merasa lebih lega. Perasaan lega inilah yang akan memberi dampak baik dan menjaga kesehatan mental Anda.

Tidak Percaya Diri

[CUT]

Manusia di dunia tidak ada yang sempurna, semuanya pasti punya kekurangan. Meskipun memiliki kekurangan, bukan berarti Anda harus merasa rendah dan tidak percaya diri, ya.

Agar mental tetap stabil, coba jangan terlalu fokus pada kekurangan. Misalnya, nih, jangan terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain. Hal-hal seperti ini justru akan menambah beban pikiran yang akan memicu stres atau depresi.

Daripada pusing-pusing memikirkan kekurangan diri sendiri, lebih baik fokus terhadap kelebihan yang Anda miliki.

Kembangkan bakat dan minat yang Anda miliki. Penting juga untuk tidak perlu minder dengan kelebihan yang Anda miliki. Selalu ingat bahwa setiap orang terlahir berbeda, begitu pula dengan kelebihan dan kekurangan pada tiap individu yang tidak bisa disamaratakan.

Nggak Bijak Pakai Sosial Media

The Child Mind Institute mengungkapkan bahwa terlalu sering menggunakan media sosial dapat memicu kecemasan dan menurunkan harga diri.

Bahkan, survey yang dilakukan terhadap 1500 pengguna Facebook dan Twitter juga mengeluarkan hasil serupa. Di mana peneliti mendapatkan kesimpulan, bahwa main media sosial secara berlebih dapat memicu rasa iri, merasa tidak mampu, dan juga kesepian.

[CUT]

Atas dasar itu, jika Anda ingin lebih sehat secara mental, mulailah untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Penting untuk membuat batasan waktu bermain media sosial. Tidak lupa, filter atau pilih-pilih konten serta teman Anda di media sosial.

Daripada berlama-lama berselancar di media sosial, lebih baik pergunakan waktu Anda untuk melakukan hobi yang positif atau bermeditasi, misalnya. Hal ini mencegah gangguan kesehatan mental terjadi, sekaligus menjaga “kewarasan” pikiran Anda. (Klikdokter).
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI