Diduga Lecehkan Peserta LK2, Ketua HMI Komisariat Ekonomi Unibos Minta Pelaku Dipecat

2/10/2020 | 19:34 WIB

Bagikan:
Ketua HMI Komisariat Ekonomi Unibos, Ahmad Ramzy.
INSTINGJURNALIS.Com--Kasus tindakan asusila yang dilakukan oleh Andi Andika Sapta Reza Putra terhadapa peserta Kohati LK2 HMI Cabang Bone ditanggapi serius oleh Ketua HMI Komisariat Ekonomi Unibos, Ahmad Ramzy.

Menurutnya, tindakan asusila yang dilakukan oleh kordinator steering dalam kegiatan LK2 itu, merupakan tindakan pelanggaran keras.

"Saya selaku ketua HMI komisariat Ekonomi Unibos mewakili seluruh kader HMI komisariat ekonomi Unibos akan terus memantau dan mengawal kasus tersebut sampai pelaku di tangkap dan diberikan hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku, untuk pihak Kepolisian agar segera mengusut dan tidak bermain-main dengan kasus seperti ini."ucapnya.

Ramzy juga menegaskan "Badko HMI Sulselbar agar segera mengambil tindakan tegas dalam hal ini memecat pelaku dari keanggotaan HMI, karena tindakan yang dilakukan oknum itu merupakan tindakan yang mencoreng dan mencederai nama baik organisasi yang tercinta ini," lanjutnya.

"Terlebih lagi HMI Cabang Bone juga seharusnya mengambil tindakan tegas dalam persoalan tersebut, karena kejadian tersebut juga sangat merusak nama baik HMI cabang Bone. Namun, pada kenyataannya HMI cabang Bone hanya terkesan silent melihat kejadian tersebut. "tutupnya.

Sebelumnya, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone menggelar kegiatan Intermediate Training (LK2), Senin (27/02/2020) lalu di salah satu hotel, di Jalan Langsat, Kabupaten Bone.

Kegiatan skala nasional yang diikuti 63 orang kader HMI yang diikuti dari beberapa daerah ini dinodai dengan ulah oknum yang diduga melakukan pelecehan terhadap peserta.

Adanya dugaan asusila oleh Koordinator Steering Commite berinisial Andi Andika Septa Reza terhadap sejumlah peserta wanita pada pelaksanaan Intermediate Training (LK2) HMI. Akibat tindakan ini pelaku diadukan langsung oleh korban ke Mapolres Bone.

(Muhammad Irham)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI