Dugaan Korupsi DLHK Bone, Nama Seorang Anggota DPRD Mencuat

3/09/2020 | 20:55 WIB

Bagikan:
ILUSTRASI: net
INSTINGJURNALIS.Com--Kasus dugaan tindak pidana korupsi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone memasuki babak baru. Terakhir, nama salah seorang anggota DPRD Kabupaten Bone mencuat.

Berdasarkan hasil penelusuran, kasus yang diduga merugikan negara hingga mencapai 550 juta memunculkan nama salah seorang anggota Komisi III DPRD Bone, berinisial, AD.

Menurut informasi, AD sempat dipanggil kepolisian guna untuk dimintai klarifikasinya terkait adanya info yang diterima oleh penyidik Polres Bone, bahwa AD diduga menikmati anggaran swakelola tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Muhammad Pahrun, membenarkan hal itu, bahwa AD sempat dimintai klarifikasi  setelah namanya disebut dalam kasus tersebut.

"Ia sempat dimintai klarifikasi, karena ada informasi (diduga menerima aliran dana). Namun hal itu tidak benar," katanya.

Lebih lanjut Pahrun, mengatakan kasus yang diduga menyeret nama mantan Kadis DLHK Bone, Asmar Arabe, saat ini dalam proses.

"Untuk penetapan tersangkanya saat ini dalam proses," kata Pahrun dalam konfirmasinya.

Sementara itu, AD yang dikonfirmasi tidak berbicara panjang mengenai pemeriksaan di Polres Bone dalam kasus DLHK Bone itu. Dirinya hanya menyerahkan hal itu ke penyidik Tipikor Polres Bone.

"Kitami yang bicara sama penyidik," kata AD, Senin (09/03/2020).

Perlu diketahui, mencuatnya nama AD semakin menambah jajaran sejumlah pejabat tinggi yang diduga terseret dalam kasus tersebut. Selain mantan Kepala DLHK Bone, Asmar Arabe, sebelumnya, nama Sekda Bone juga sempat mencuat kala ia disebut menikmati aliran dana oleh Asmar Arabe. Meskipun akhirnya ia membantah hal itu.

(Muhammad Irham)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI