Komisi III DPRD Sinjai RDP Bahas Pasar Sentral Pasca Terbakar

3/10/2020 | 16:52 WIB

Bagikan:
Komisi III DPRD Sinjai RDP Bahas Pasar Sentral Pasca Terbakar

INSTINGJURNALIS.com - Komisi III DPRD Sinjai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait progres pembangunan pasar Sentral Sinjai yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Kompleks pasar sentral Sinjai terbakar beberapa Minggu lalu.

RPD tersebut, sekaligus menindaklanjuti adanya aspirasi dari para pedagang korban kebakaran tersebut, Selasa (10/3/2020).

Dalam RPD ini, sejumlah pedagang meminta untuk direlokasi sementara oleh Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Seperti disampaikan, Kahar salah satunya. Dia berharap  kepada Pemkab Sinjai untuk direlokasi sembari menunggu rehab atau pembangunan pasar sentral Sinjai yang terbakar sebab semenjak kejadian itu tidak ada aktifitas jual beli karena kondisi lods yang hangus terbakar.

Sementara kata dia, mereka mempunyai keluarga dan kebutuhan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari sedangkan pemasukan sudah tidak ada lagi.

"Kami sangat mengharapkan sebelum bangunan itu dibangun agar kami disiapkan bangunan semi permanen (bangunan sementara) mengingat tidak lama lagi momen Ramadhan sudah tiba, pastinya momen itu yang dinanti-nanti para pedagang karena banyak pembeli", harapnya.

Harapan para pedagang kemudian didukung anggota Komisi III DPRD Sinjai. Muzawwir misalnya, meminta kepada Dinas Perindag dan ESDM agar secepatnya dicarikan tempat sementara untuk melakukan aktifitas kembali sebelum Bulan Ramadhan tiba.

Hal senada dikatakan, Anggota Komisi III DPRD Sinjai lainnya, Zulkifli yang juga mengharapkan agar Dinas Perindag dan ESDM Sinjai, segera mencarikan solusi atau tempat untuk para pedagang aga bisa kembali melakukan aktifitas untuk sementara waktu.

"Intinya untuk sementara waktu kita hanya perlu mencarikan tempat yang strategis untuk sementara di pakai beraktifitas melakukan jual beli", ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kadis Perindag dan ESDM Sinjai, Ir H. Ramlan Hamid, mengemukakan untuk mengaminkan permintaan para pedagang perlu dilakukan pembahasan ulang atau rapat dengan instansi terkait.

"Kalau masalah relokasi atau bangunan semi permanen kita masih perlu mengadakan rapat koordinasi bersama Dinas terkait untuk berembuk menentukan tempat strategis agar aktifitas para pedagang bisa kembali seperti dulu untuk sementara waktu", ucapnya.

Meski demikian, Ramlan membeberkan bahwa saat ini anggaran pembangunan lods pasar sudah dikucurkan melalui bantuan keuangan dari pemerintah Provinsi Sulsel. Jumlahnya Rp10 miliar dari Rp63,4 miliar bantuan yang ada.

Hanya saja, untuk anggaran pembangunan pasar yang sudah siap ini masih menunggu proses administrasi anggaran.

"Kita harus bersabar sebentar karena kita menunggu proses administrasi anggaran yang belum cair. Jadi sekarang ini sudah dalam tahap penyusunan rancangan kegiatan baik itu dari tim Provinsi maupun dari tim yang ada di Kabupaten Sinjai", ungkapnya.

Sementara itu, di akhir Rapat, Ketua Komisi III DPRD, Drs. Akaml Ms, mengambil kesimpulan perlu dilakukan rapat kembali bersama Dinas terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Sosial dan Baznas untuk mencari solusi terkait lokasi semi permanen yang akan dibangun.

"Agar masyarakat kita tidak terlalu lama menunggu kepastian dan tidak terlalu lama menghambat aktifitas mereka Insyaallah kita secepatnya mengatur ulang kembali rapat koordinasi bersama Dinas terkait", ucapnya.

RDP ini turut dihadiri, Wakil Ketua Komisi III Andi Jusman yang dihadiri para Anggota Komisi III, Abrachman, Ardiansyah, Zainal Abidin Hasnur dan Ambo Tuwo, Kadis Bapenda, Asdar Amal Darmawan, Sekretaris Dinas PUPR Nazaruddin Taha serta para perwakilan pedagang. (ads)

Editor : Satria
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI