583 Istri di Bone Minta Cerai saat Pandemi Corona

7/27/2020 | 21:47 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.Com--Dampak mengejutkan yang diakibatkan oleh pandemi virus corona (Covid-19) terjadi di Kabupaten Bone.

Dimana Covid-19 tidak hanya mempengaruhi perekonomian, tapi juga persoalan keutuhan rumah tangga.

Hal ini dikarenakan tercatatatnya 764 kasus perceraian yang diajukan ke Pengadilan Agama Bone periode bulan Januari hingga Juni 2020 ini.

Dari jumlah kasus perceraian tersebut diketahui 583 diantaranya merupakan gugatan cerai yang diajukan oleh pihak istri. Sedangkan permohonan cerai talak oleh pihak suami ada 181 kasus.

Peristiwa ini menunjukan kasus istri minta cerai sangat tinggi di Kabupaten Bone, yakni tiga kali lipat dibanding suami yang minta cerai.

Ada beberapa alasan mendasar pasangan suami istri memilih bercerai.

"Motif terjadinya perceraian beragam, ada karena perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus. Ada pula meninggal salah satu pihak," ungkap, Jamaluddin Panitra Muda PA Bone, Senin (27/07/2020).

(FR/Mir)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI