Kadis Pertanian Sinjai Klaim Produksi Padi Varietas Mekongga Capai 7,3 Ton Per Hektar

7/14/2020 | 21:19 WIB

Bagikan:
Kadis Pertanian Sinjai Klaim Produksi Padi Varietas Mekongga Capai 7,3 Ton Per Hektar
Panen perdana padi varietas mekongga di Halaman Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP), Kekurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Selasa (14/7/2020).

INSTINGJURNALIS.com - Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPH) Kabupaten Sinjai Hj. Marwatiah, mengklaim produksi padi Varietas Mekongga setiap hektarenya bisa menghasilkan rata-rata 7,3 ton gabah.

Pernyataan ini disampaikan Marwatiah saat menyaksikan panen perdana padi varietas mekongga di Halaman Kantor
Balai Penyuluh Pertanian (BPP), Kekurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Selasa (14/7/2020).

"Dari hasil panen hari ini untuk padi varietas mekongga provitas yang dihasilkan mencapai 7,3 ton per hektar," katanya.

Jumlah ini, menurut Marwatiah mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya pada kisaran 5 sampai 6 ton per hektar.

Dikatakan Marwatiah, luas tanam khusus di Kecamatan Sinjai Utara sekitar 1.033 hektar dan jika seluruh lahan yang ada mencapai provitas tersebut maka akan meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Sinjai.

Sementara itu, Koordinator BPP Sinjai Utara Hj. Mardiana menerangkan, luas tanam padi yang dilakukan panen ini seluas satu hektar dengan menggunakan olah tanam padi jajar legowo.

"Ini merupakan kegiatan sekolah lapang yang merupakan perwakilan dari beberapa kelompok tani yang ada di Sinjai Utara. Disini mereka belajar mulai melakukan pengamatan, cara pengendalian hama hingga pasca panen," katanya.

Mardiana menambahkan bahwa pada bulan Juni lalu kendala yang dihadapi adalah serangan hama penggerek batang dan hama tikus yang menyerang tanaman padi namun dengan pengendalian yang cepat sehingga hal tersebut bisa teratasi.

Panen perdana ini tetap menerapkan protokol kesehatan turut dihadiri
Ketua Kostra Tani Sinjai Utara Hj. Hariyani Rasyid,  Kapolsek Sinjai Utara AKP Abd. Haris, para Penyuluh dan sejumlah kelompok tani. (*)

Editor : Satria
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI