'Saling Sikut', Dua Pengurus Karang Taruna Desa Nilai Ketua Kabupaten Kekanak-kanakan

11/18/2020 | 18:45 WIB

Bagikan:

 'Saling Sikut', Dua Pengurus Karang Taruna Desa Nilai Ketua Kabupaten Kekanak-kanakan

INSTINGJURNALIS.com - Pernyataan Ketua Karang Taruna Kabupaten Sinjai, Andi Adry Ismawan Putra mendapat respons dari dua pengurus Karang Taruna Desa. Dia dinilai kekanak-kanakan karena menganggap Bupati tidak mau bersinergi dengan Karang Taruna.


Pengurus Karang Taruna Arung Bunne, Des Biroro, Kecamatan Sinjai Timur, Sinjai, Fauzi sangat menyesalkan pernyataan tersebut. Oleh karena setiap kegiatan Karang Taruna, selalu dihadiri oleh unsur Pemerintah Kabupaten, dalam hal ini Wakil Bupati.


Bagi, Fauzi, kehadiran Wakil Bupati adalah sebuah hal yang luar biasa di tengah banyaknya program yang harus dijalankan. Bupati dan Wakil Bupati berbagi tugas untuk kegiatan kegiatan organisasi.


"Ibu wakil adalah bagian dari pemerintahan, saya rasa Ketua Karang Taruna Kabupaten tidak dewasa dalam menjalankan roda organisasi jika bertindak seperti ini, menciptakan polemik yang akhirnya timbul perpecahan di tubuh karang taruna itu sendiri," kata Fauzi, Rabu (18/11/2020) dalam keterangannya.


Oleh karna itu dia menyarankan agar Karang Taruna melahirkan kritikan yang membangun, inovatif, dan berkemajuan. Bukan terjebak pada persoalan ketidakhadiran Bupati Sinjai di setiap kegiatan Karang Taruna.


"Persoalan begini hanya perlu komunikasi dengan pemerintah, bukan menjadi bahan konsumsi publik. Kita mau kritikan itu sifatnya membangun bukan saling menjelekan antara karang taruna dan pemerintah daerah," tambahnya.


Pengurus Karang Taruna Desa Salohe, Saiful juga turut menyayangkan pernyataan  tersebut. Menurutnya, Karang Taruna adalah bagian dari pada pemerintah yang bergerak di bidang sosial.


Sehingga, ketidakhadiran Bupati Sinjai tidak mesti menjadi persoalan. Apalagi, Wakil Bupati sebagai representasi pemerintah kerap hadir dalam setiap kegiatan Karang Taruna. Bahkan, hingga tingkat desa.


"Karang Taruna ini organisasi plat merah, jangan sampai berubah menjadi plat hitam atau abu-abu," tandasnya. 


Dilansir media online, Ketua Karang Taruna Kabupaten Sinjai Andi Adry Ismawan Putra mengkritik Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa. (*)


Editor : Fauzan



Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI