Warga Bone Keluhkan Pengurusan E-KTP Lamban

1/26/2021 | 16:48 WIB

Bagikan:

๐˜—๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ช๐˜ด: ๐˜”๐˜ถ๐˜ดria๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ช

๐˜Œ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ต๐˜ฐ๐˜ณ  : ๐˜”๐˜ถ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฅ ๐˜๐˜ณ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฎ



INSTINGJURNALIS.Com--Keluhan warga Bone, Sulawesi-selatan terkait e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) tak kunjung selesai. Masih banyak warga yang mempertanyakan proses pembuatannya yang sangat lama.

Hal itu membuat warga geram. Sebab, mereka harus bolak-balik lebih dari sekali untuk menanyakan progres pembuatan kartu identitas tersebut.


Salah satu dirasakan Ilham. Warga Kelurahan Toro itu menghabiskan waktu tujuh bulan untuk mengurus pendaftaran pengurusan Kartu Keluarga. 


Ilham yang ditemui di Unit Pelayanan Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil, Selasa (26/01/2021), sebelumnya datang untuk melakukan pendaftaran. Namun oleh pihak Capil diarahkan untuk pendaftaran online. Namun hingga kini belum mendapat respon dari admin. 


"Tujuh bulan lalu saya mendaftar lewat online namun sampai sekarang belum ada respon, jadi saya datang kesini namun jawabannya tetap sama, tunggu konfirmasi dari admin," katanya mengeluhkan. 


Senada disampaikan oleh RS warga Desa Baringeng, Kecamatan Libureng  mengaku memanfaatkan 'orang dalam' untuk mendapatkan KTP. 


Kata dia, harus melalui jalur cepat setelah pengurusan KTP tak kunjung selesai, meskipun harus mengeluarkan isi kantong. Apalagi bagi warga desa yang harus mengurus KTP ke kota yang jaraknya cukup jauh hingga memerlukan ongkos transportasi yang cukup besar. 


"Kalau mauki cepat harus ada pi orang dalam ta, karena saya sudah beberapa kali bolak balik dari kampung untuk pengurusan KTP, jadi terpaksa memakai orang dalam agar cepat dengan mengeluarkan sedikit isi kantong," tuturnya.


Hal sama diutarakan oleh Darmiati. Ia mengaku dipersulit untuk mendapatkan KTP. Menurut warga asal Kecamatan Awangpone itu, pihaknya sering dipingpong. 


"Ribet sekali pengurusannya seolah kita dipingpong kesana-kesini, sudah ke pengaduan disuruh ke perekaman dan perekaman ditolak dan diarahkan lagi ke pengaduan," kata Darmi berharap pengurusan KTP dipermudah. 


Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Bone, Iskandar M.Si, yang dikonfirmasi enggang berkomentar. Dia mengarahkan langsung ke pimpinannya. 


"untuk lebih jelasnya, lansung ke Kadis, jangan sampai apa yang saya sampaikan beda dengan pendapat beliau," ungkapnya saat ditemui, Selasa, (26/01/2021). 


Sementara Kadisdukcapil yang berusaha ditemui belum berhasil, saat dikunjungi dia tidak berada di kantor, sementara saat dihubungi tidak memberikan respon. 


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI