Dunia Pendidikan di Sinjai Tercoreng Akibat Aksi Premanisme Sosok Kepala Sekolah

10/06/2021 | 17:55 WIB

Bagikan:

Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Seorang oknum kepala sekolah di Kabupaten Sinjai berinisial YS (54) dilaporkan ke polisi lantaran diduga melakukan tindakan penganiayaan kepada muridnya (FJ). Aksi kekerasan itu terjadi bertepatan pada Hari Guru Sedunia yang jatuh pada Rabu 5 Oktober kemarin.


FJ yang masih Kelas 5 di SD 136 Hulo, Kelurahan Tassililu, Kecamatan Sinjai Barat diduga ditampar oleh pelaku dikarenakan melantunkan lagu di ruang kelas. Akibatnya, bibir korban mengalami terluka dan/atau berdarah. 


Andi Fahria saudara korban mengaku kecewa dengan aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah itu. Andi menjelaskan, selain korban ditampar, adiknya juga ditendang pada bagian badan hingga mengalami luka lebam. 


"Adik saya menyanyi di ruang kelas saat mau pulang kemarin, tapi gurunya langsung marah dan menampar adik saya, bibirnya berdarah dan kakinya memar karena ditendang," ujarnya Rabu (06/10/2021). 


Atas kejadian ini, kerabat FJ melaporkan ke pihak berwajib. Dia meminta agar kepolisian melakukan tindakan sesuai aturan hukum yang berlaku.


Kepsek SD 136 Hulo, SY yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengklaim, langkah itu dilakukan karena FJ bernyanyi dengan nyanyian tak senonoh dan tidak sopan.


"Benar, saya memang tampar pipinya tapi bibirnya yang terkena," jelasnya. Kendati demikian, SY menyebut jika FJ memang kerap melontarkan kata-kata tidak sopan sejak duduk di bangku kelas I hingga kelas V. 


Kasat Reskrim Polres Sinjai, Iptu Abustam telah mendapat informasi terkait kejadian itu. Pihaknya sedang melakukan proses hukum. "Kami sudah menerima laporan dan kami akan melakukan proses sesuai hukum yang berlaku," kuncinya. 


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI