Kadis Kesehatan Sebut Capaian Vaksinasi di Sinjai Naik Peringkat

12/10/2021 | 21:49 WIB

Bagikan:

 Kadis Kesehatan Sebut Capaian Vaksinasi di Sinjai Naik Peringkat

INSTINGJURNALIS.com - Program vaksinasi terus digenjot Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. 


Kegiatan vaksinasi ini tidak hanya digelar di fasilitas kesehatan (Faskes), akan tetapi menyebar dibeberapa titik setiap harinya baik di kecamatan hingga ke desa.


Upaya ini dilakukan agar seluruh masyarakat Sinjai yang belum di vaksin, bisa mendapatkan layanan vaksin secara gratis. 


Alhasil, upaya tersebut berbuah manis, dari sebelumnya berada diperingkat 3 terendah capaian vaksinasi di Sulsel, kini telah naik ke peringkat 5 terendah diatas Bulukumba, Bantaeng, Luwu Utara dan Jeneponto.


Artinya capaian vaksinasi yang dilakukan Dinkes Sinjai dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat baik TNI, Polri, lembaga hingga Organisasi di Sinjai meningkat per 9 Desember 2021 menjadi 41 persen.


"Dari data yang ada kemarin 3 terendah, sekarang itu kita naik dan masuk 5 terendah yang dibawah kita itu ada Jeneponto, Luwu Utara, Bantaeng, dan Bulukumba dengan capaian 41 persen," ungkap Kadis Kesehatan, dr Emmy Kartahara Malik, Jumat (10/12/2021)


dr Emmy sapaan akrabnya, menyebut jika peningkatan capaian vaksinasi di Bumi Panrita Kitta' ini tidak lepas dari peran Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) yang senantiasa terus mendorong dan memotivasi agar capaian vaksinasi segera dicapai.


"Memang setiap Minggu pak Bupati monitoring dan memotivasi kami untuk bergerak. Jadi pak Camat, TNI, Polri bersama nakes kita di Puskesmas bergerak bersama menyisir sasaran wajib vaksin di desa-desa sehingga meningkatlah sasaran vaksinasi kita," sambungnya.


Mantan Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Sinjai ini optimis capaian vaksinasi terus bertambah hingga akhir Desember 2021 mendatang. 


Kendati demikian, dr Emmy berharap peran serta semua pihak untuk membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat yang belum di vaksin agar mau di vaksin, sebab masih kurangnya pemahaman menjadi salah satu kendala dalam mensukseskan program pemerintah pusat ini.


"Ini yang harus kita edukasi, memberikan pemahaman positif kepada warga yang belum vaksin karena vaksin itu aman dan halal," jelasnya.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI