Minyak Goreng Langka, Ini Kata Kadis Perindag Sinjai

3/01/2022 | 14:37 WIB

Bagikan:

 Minyak Goreng Langka, Ini Kata Kadis Perindag Sinjai

INSTINGJURNALIS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai angkat bicara terkait kabar kelangkaan minyak goreng yang berhembus kencang dikalangan masyarakat.


Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral Sinjai, Muh. Saleh mengatakan kelangkaan tersebut tidak hanya terjadi di Sinjai, tetapi juga terjadi di daerah lain.


Meski begitu, pihaknya intens melakukan operasi pasar ke toko-toko yang menyediakan minyak goreng.


"Terakhir hari Jumat kemarin kami turun melakukan operasi pasar. Memang untuk beberapa bulan terakhir terjadi kelangkaan minyak goreng dan bukan hanya di Sinjai saja tetapi semua daerah mengalami hal yang sama," ungkapnya, Selasa (1/3/2022).


Bahkan dikatakan Saleh, khusus di toko-toko ritel dalam satu minggu nya terkadang hanya mendapatkan 2 dos saja.


"Dalam satu minggu kadang cuman mendapatkan 2 dos dimana dalam 1 dosnya itu ada 6 liter sampai 12 liter dan itu juga tidak menentu setiap minggu, kadang 1 kali dalam dua minggu mendapatkan distribusi," katanya.


Khusus untuk minyak curah kata Saleh, sebenarnya di Kabupaten Sinjai masih cukup, hal itu terpantau saat pihaknya melakukan operasi beberapa waktu lalu.


"Kalau minyak curah sebenarnya kita cukup karena di hari Jumat itu seperti di Sumber Telur mendapatkan suplay sebanyak 10 drum," ujarnya.


Kendati dalam menyikapi hal tersebut, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel termasuk juga Bulog.


"Rencananya nanti kalau mendapat restu dari Pemprov maupun Bulog kami akan melakukan operasi pasar terkait minyak goreng. Tetapi kami masih menunggu jawaban karena mungkin ketersediaan minyak goreng di Bulog maupun di Provinsi juga masih terbatas," jelasnya.


Yang pasti kata Saleh, bahwa pihaknya beberapa hari terakhir ini intens turun dilapangan bersama Polres, Kodim maupun Satpol PP dalam menyikapi kelangkaan 


"Bukan cuman tempat tertentu saja yang didatangi, tapi semua tempat distributor minyak goreng dan kita melihat apakah memang ada atau bagaimana dan memang nihil, kita periksa juga pengiriman barangnya," jelasnya. (*)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI