Astaghfirullah, Bukan Hanya Fee Proyek yang Bermasalah, Insentif Guru Ngaji dan Penjaga Kubur di Sinjai juga Disleding

4/29/2022 | 14:48 WIB

Bagikan:

Rival Efendy



INSTINGJURNALIS.Com--Belum usai kasus sejumlah pejabat dan kontraktor di Kabupaten Sinjai diperiksa oleh Polda Sulsel. Kabar tak sedap kembali berhembus, kini dana program keagamaan yang melalui APBD 2021 diduga ditilap oleh salah satu staf Bidang Kesra dilingkup Pemerintah Kabupaten Sinjai.


Berdasarkan penelusuran, diketahui pemerintah mengucurkan anggaran melalui  APBD setiap tahun untuk  program religius dengan kegiatan kesejahteraan imam mesjid, guru ngaji, penjaga kuburan dan muazin justru dimanfaatkan oleh oknum .


Diduga ada dana sebanyak Rp 300 juta lebih diduga digunakan untuk kepentingan pribadi oleh oknum pegawai negeri sipil dilingkup Kesra Setda Kabupaten Sinjai berinisial ND. Dana triwulan ke empat ini diduga ditilap oleh oknum tersebut. Sumber instingjurnalis juga menyebutkan kejadian tersebut sudah berlangsung lama.


Salah satu tokoh pemuda di Kecamatan Sinjai Tengah, Zainuddin mengaku sangat menyayangkan adanya perbuatan yang dilakukan oleh pegawai di lingkup Kesra. Kegiatan yang diperuntukkan untuk keagamaan justru dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.


"Kami berharap agar penegak hukum untuk memproses tegas jika adanya dugaan penyalahgunaan anggaran negara agar dapat memberikan efek jera, apalagi ini sangat disayangkan dana untuk guru ngaji, imam mesjid dinikmati secara pribadi," ungkapnya.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI