Terungkap Kasus Penemuan Bayi di Kotak Makanan, Pelaku 7 Kali Aborsi

6/09/2022 | 21:11 WIB

Bagikan:


INSTINGJURNALIS.Com--Kasus penemuan bayi di kotak makanan di Kota Makassar satu-persatu mulai terungkap. Selain dua pelaku yang berstatus pasangan kekasih saat ini sementara telah ditetapkan sebagai tersangka. Terbaru, pelaku diduga melakukan aborsi sebanyak tujuh kali.


Kapolrestabes Makassar Kombes Budi Haryanto mengatakan, pelaku melakukan aborsi sejak 2012. Sebanyak 7 kali sudah keduanya melakukan aborsi selama 10 tahun terakhir.


Polisi mengatakan tersangka melakukan aborsi 7 janin itu karena malu. Polisi menyebut jabang bayi yang diaborsi itu adalah hasil dari hubungan gelap.


"Keterangan sementara, motifnya karena malu. Tersangka melakukan hubungan gelap dan mengandung, hamil,' katanya.


Polisi mengungkap kasus penyimpanan bayi di kotak makanan di Kota Makassar. Hasilnya, seorang pegawai kesehatan berinisial NM berhasil diamankan.


"Dia bekerja di dalam kesehatan lah, sehingga dia memiliki pengalaman medis. Kemudian pasangannya membantu saat melakukan aborsi," Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto, Rabu (08/06/2022).


Budhi menjelaskan peristiwa aborsi lalu menyimpan bayi di kotak makanan diduga berlangsung sejak 2012 silam. Pelaku menjalankan aksinya secara pindah-pindah.


"Tempatnya berpindah-pindah, namun ketika setelah si bayi atau janin ini bisa diaborsi, kemudian janin itu disimpan (kotak makanan)," tuturnya.


Pihak kepolisian menangkap dua pelaku yang menyimpan jasad tujuh bayi di kotak makanan secara terpisah dalam kotak besar yang disimpan di kamar salah satu kost di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.


Kedua tersangka yang berhasil ditangkap di Konawe, Sulawesi Tenggara dan di Kalimantan masih dalam perjalanan ke Makassar.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI