Jalan Berlubang-Pohon Lapuk-Ternak Berkeliaran hingga Sampah Membusuk Hiasi Tengah Kota, Sinjai Terkesan Tak Terurus

7/28/2022 | 13:05 WIB

Bagikan:


INSTINGJURNALIS.Com-- Kota Kabupaten Sinjai yang dulunya bersih kini menyimpan kesan kotor dan tak terurus. Pasalnya, selain kotoran hewan ternak yang menghiasi permukaan jalan di beberapa tempat juga terdapat genangan air dan jalan berlubang di setiap perempatan jalan penghubung pemukiman.


Warga setempat Muhlis mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya, Jalan Hos Cokroaminoto Kita Sinjai yang menghubungkan beberapa jalan lainnya terlihat berlubang. Hal itu disebabkan adanya bekas galian pipa PDAM yang tak terurus, selain itu juga terdapat hasil pemeliharaan jalan yang kesan asal-asalan.


"Jalan yang berlubang itu sudah lama, sebelumnya pernah ditambal, tapi mungkin karena asal-asalan sehingga tidak tahan lama, selain itu juga beberapa tahun kemarin pihak pemerintah menggali untuk proyek perpipaan dan hingga sekarang tidak diperbaiki," katanya.


"Dan tidak sedikit pengendara motor yang sempat terjatuh akibat potongan-potongan jalan berlubang itu," katanya.


Tak hanya itu, pemandangan Kota Sinjai yang dihiasi karung sampah berisi potongan rumput yang dibiarkan di atas trotoar jalan raya serta sejumlah pohon ditepi jalan yang mulai lapuk, selain nampak jorok juga sangat membahayakan bagi pengendara atau masyarakat pejalan kaki.


"Ranting pohon yang berada di tepi Jalan Bayangkara dan jalan Sultan Isma sisi tepatnya di samping Kantor Infokom Kabupaten Sinjai terdapat pohon yang sangat mengancam keselamatan warga," tambahnya.


"Kami berharap Pemerintah sedikit peka, karena Kabupaten Sinjai sekarang sudah sangat berubah, selain nampak kumuh dan jorok juga memberi nuansa ternak berkeliaran di tengah kota," kata Muhlis.


Penelusuran Insting Jurnalis.com terdapat Pohon yang ditumbuhi benalu cukup berumur tanpa daun yang terlihat lapuk berada di pusat kota simpang jalan lampu merah, selain itu juga terdapat sejumlah sampah yang menunggu antrian di tepi jalan yang sudah mengeluarkan bau busuk.


"Harapan warga ini ya tidak perlu lah sampai berulang kali memohon agar ditebang ataupun dipangkas. Dinas terkait seharusnya responsif lah terhadap persoalan-persoalan seperti ini. Karena warga juga kan takut kesalahan jika melakukan penebangan sendiri, pohon ini sudah membahayakan," ujarnya.


Selain itu, terdapat jalan berlubang dan rusak berumur tahunan masih menjadi masalah klasik di Kabupaten Sinjai. Bahkan membahayakan pengguna jalan. Warga berulangkali mengeluhkan kondisi tersebut tapi tidak kunjung ditindaklanjuti Pemerintah Sinjai.


Beberapa titik jalan yang terpantau mengalami kerusakan dan berlubang ada di Jalan Hos Cokroaminoto, perempatan Larea-rea Sinjai Utara, Jalan Samratulangi Jalan Pulau Sebatik, dan beberapa lainnya.


Dalam perjalanan penelusuran tak pelak terdapat Hewan ternak, seperti sapi kambing yang berkeliaran di jalan raya masih saja terjadi di sejumlah daerah Kelurahan Lappa serta Poros Jalan Samratulangi Kecamatan Sinjai Utara, dimana terdapat hewan ternak menikmati genangan air hujan di atas jalan  berlubang di Poros Lappa.


Kondisi ini tentunya bukan saja sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas, bahkan dapat membahayakan pengguna jalan raya bahkan kerap memakan korban.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI