Wakili Anggota DPRD Lainnya, Wahyu Mengaku Tertipu, Pokir yang Dijanjikan Tidak Terakomodir

8/26/2022 | 17:06 WIB

Bagikan:


INSTINGJURNALIS.Com--Salah satu anggota dari Fraksi Golkar, Muh. Wahyu mengaku dirinya tertipu oleh Ketua DPRD Sinjai Fraksi Gerindra. Hal itu diketahui setelah pokir yang dijanjikan bersama legislator lainnya tidak diakomodir oleh pimpinan.


Sebelumnya, Ketua DPRD Sinjai, Jamaluddin menjanjikan akan memberikan pokir setiap anggota dewan apabila mosi tidak percaya dicabut. Sayangnya, hingga sekarang janji tersebut tidak kunjung direalisasikan.


"Saat itu kita diundang rapat untuk mencabut mosi tidak percaya dan Ketua Fraksi Gerindra berjanji mengakomodasi pokir kita senilai Rp 500 juta tahun 2023, makanya kami cabut mosi tersebut," ujar Wahyu saat menggelar konferensi pers.


Maka dari itu Wahyu meminta komitmen Fraksi Gerindra untuk merealisasikan janji tersebut. Dia pun meminta daftar usulan setiap untuk diserahkan ke masing-masing anggota DPRD.


Sehingga jika usulan tidak diakomodir, maka ia bersama rekan-rekan anggota DPRD akan menolak hasil pleno Badan Anggaran (Banggar) untuk tahun anggaran 2023. "Biar banggar sepakati tapi kami akan tolak keputusannya jika pokok-pokok pikiran kami tidak diakomodir," tambahnya.


Sementara itu, Ketua DPRD Sinjai, Jamaluddin yang berusaha dihubungi belum memberikan keterangan, nomor kontak yang dimilikinya tidak aktif.


Sebelumnya Ketua Fraksi Gerindra Sinjai, Ardiansyah Haris membantah telah menjanjikan pokir senilai Rp 500 juta kepada setiap anggota. Saat itu, dia berjanji untuk mengkomunikasikan setiap usulan namun tidak secara spesifik dengan menyebut angka.


Siapa yang keluarkan pernyataan seperti itu, saya tidak pernah mengatakan itu, saya sampaikan kalau mau perjuangkan pokir bahkan di atas Rp 500 juta kami upayakan, tapi bukan menentukan nilainya secara spesifik," urainya.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI