TSMpGUd8BUMoGUMoTSO6TSM7Ti==

Kadiskopnaker Sinjai Kalim Realisasi Program 10.000 Lapangan Kerja Lampaui Target

 


INSTINGJURNALIS.COM   Realisasi program unggulan visi Bupati periode 2018-2023 khususnya dalam menciptakan 10.000 lapangan kerja baru dan 1.000 wirausaha muda baru telah melampaui target RPJMD.


Kepala Diskopnaker Sinjai, Ramlan Hamid membeberkan, khusus untuk lapangan kerja berdasarkan data yang ada dari tahun 2018-2021 jumlahnya sudah sekitar 11.020 lapangan kerja yang direlease pada awal tahun 2022 lalu.


"Target di RPJMD 10.000, itu belum tercover di tahun 2022 saja sudah 11 ribu, artinya kita sudah melampaui target dilaporan 2022. Nah ini yang perlu kita cermati bersama di Sinjai bahwa banyak sebenarnya lapangan kerja yang terbuka, terkait dengan program pemerintah yang lain misalnya di bidang pertanian, dan konstruksi," bebernya saat ditemui, Jumat, (26/5/2023).


Khususnya di bidang konstruksi Ramlan menggambarkan semakin tinggi pekerjaan fisik yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah baik melalui PUPR maupun OPD lain seperti pertanian dan Disperindag maka dengan sendirinya akan menyerap lapangan kerja.


"Kalau kita bikin kegiatan berarti itu lapangan kerja kita buka untuk mereka, sehingga pekerja konstruksi yang kerja jalan ratusan kilo misalnya, berarti penyerapan tenaga kerja tinggi dan lapangan kerja yang disiapkan oleh pemerintah daerah juga tinggi. Itu baru satu sisi bidang konstruksi, kalau pertanian juga banyak," jelasnya 


Disisi lain dikatakan Ramlan, Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja setiap tahunnya memberikan pelatihan dan menfasilitasi masyarakat yang ada di Sinjai baik, itu yang tidak punya pekerjaan ataupun yang sudah punya pekerjaan tetapi belum ada keahlian.


Itulah tambah dia akan dilatih, sehingga dengan hasil pelatihan ini mereka bisa mandiri atau mereka bisa bekerja di tempat lain. 


"Nah dengan Pelatihan yang disiapkan seperti pelatihan menjahit, mereka itu sudah bisa mandiri melaksanakan kegiatan usaha. Usaha itu sudah lapangan kerja baru. Dengan mereka dilatih dibekali itu kita buka lapangan kerja buat mereka," tambahnya.


Bahkan lanjut Ramlan, Pemerintah kerap mengirim orang Sinjai ke Jawa untuk mengikuti pelatihan dan setelah yang bersangkutan pulang, malah mereka dapat menciptakan lapangan kerja baru.


"Kerja itu konsepnya menghasilkan uang atau jasa. Jadi bukan berarti pemerintah menyiapkan tempat, tapi bagaimana pemerintah menfasilitasi mereka bekerja. Itulah lapangan pekerjaan," pungkasnya.


Sementara itu, jumlah pertumbuhan wirausaha muda baru dari tahun 2018-2022 mencapai 1.707, dengan rincian masing-masing 327 pada tahun 2018, 400 tahun 2019, 460 tahun 2020, 280 tahun 2021 dan 240 tahun 2022. (And)



BERLANGGANAN ARTIKEL, IKUTI KAMI : [ADS]


Komentar0