TSMpGUd8BUMoGUMoTSO6TSM7Ti==

Asmara Motif Suami Bunuh Istri dengan Cara Dipukul

 


INSTINGJURNALIS.COM  [ADS]     -   Motif asmara menjadi alasan S (41) membunuh istrinya bernama Irawati (39) yang jasadnya dibuang di sebuah embung di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat.


Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Hizkia Siagian mengatakan pelaku menghabisi nyawa korban karena cekcok masalah orang ketiga atau dituduh selingkuh oleh istrinya.


Kemudian pelaku memukul korban menggunakan tangan dan korban melawan, sehingga pelaku gelap mata dan memukul istrinya dengan kayu hingga tewas.


"Setelah tewas, korban dibuang ke sebuah embung yang tidak jauh dari rumah korban," katanya, Senin.


Dia mengatakan dari hasil autopsi korban mengalami luka di bagian kepala, gigi dua rontok, dan lebam di bagian pipi, sehingga mengalami pendarahan dan meninggal dunia di tempat.


"Korban tewas dipukul. Setelah itu korban dibuang ke embung untuk menghilangkan jejak. Karena isu yang berkembang korban tewas dirampok," katanya.


Berita sebelumnya, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Lombok Tengah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat wanita di sebuah embun di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Jumat.


"Korban atas nama Irawati ditemukan meninggal dalam keadaan tergeletak di sebuah embung dekat gubuk kecil di persawahan milik korban," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat.


Dia mengatakan pada Kamis (25/1) sekitar pukul 20.00 WITA korban sebelumnya masih bersama suaminya di gubuk kecil yang ada di persawahan


Kemudian korban menyuruh suami membeli tabung gas dan sekalian menjemput anaknya pulang mengaji.


Setelah suami korban membeli gas dan menjemput anaknya, kemudian mampir ke rumah keluarganya di Dusun Sarang Angin, Desa Kawo dan pulang ke rumah pukul 23.00 WITA.


“Sesampai di rumah suaminya tidak menemukan korban di rumahnya. Namun, televisi masih menyala," katanya.


Menurut suaminya korban diperkirakan istrinya masih berada di sawah, karena korban sering ke sawah malam hari.


Melihat waktu sudah pukul 01.00 WITA, istrinya masih belum pulang ke rumahnya. Kemudian suami korban mencari ke sawah, namun tidak ditemukan, selanjutnya suami korban kembali ke rumah.


"Suaminya memperkirakan istrinya pulang ke rumah orang tuanya yang ada di Dusun Pengadang, Desa Kawo," katanya.


Kemudian hari Jumat (26/1) pukul 08.00 WITA suaminya mencoba menelpon keluarga istri, ditanggapi bahwa korban tidak pernah pulang ke Pengadang.


“Suami korban kembali mencari istrinya ke sawah dengan menanyakan warga yang sedang bekerja. Namun, warga yang berada di sawah tersebut tidak pernah melihat korban,” katanya.


Kemudian suaminya kembali lagi ke rumah sekitar pukul 10.00 WITA dan sesampainya di rumah gubuk kecil tersebut, suaminya melihat korban sudah tergeletak di sebuah empang dengan ke dalam air sekitar 30 centimeter.


"Atas kejadian itu dan laporan dari masyarakat, anggota langsung turun untuk melakukan olah TKP," katanya. (antara/jpnn)



BACA BERITA LAINNYA DISINI 

SIMAK BERITA & ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS   

ATAU BERLANGGANAN DI TELEGRAM

Komentar0