Gubernur Minta Kopi Uno's dan Kopi Jantan Sinjai Diperkenalkan ke Investor Jepang

8/06/2019 | 19:26 WIB

Bagikan:
Gubernur Minta Kopi Uno's dan Kopi Jantan Sinjai Diperkenalkan ke Investor Jepang
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat mengunjungi stand Dekranasda Sinjai

INSTINGJURNALIS.com - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menyebut, produk-produk unggulan Kabupaten Sinjai sangat potensial untuk dijual hingga ke pasar Internasional.

Hal itu disampaikan orang nomor satu di Sulsel saat mengunjungi stand Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sinjai pada Pameran Industri Kreatif Dekranasda yang digelar dalam rangka Musyawarah Daerah (Musda) dan Rapat Kerja (Raker) Dekranasda Sulsel, di Sandeq Ball Room Hotel Claro Makassar, Selasa (6/8/2019).

Di Stand Dekranasda, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa yang turut hadir pada kesempatan itu menyambut Gubernur dan rombongan langsung memperkenalkan Kopi Uno's dan Kopi Jantan dari Kecamatan Sinjai Barat.

Disela-sela kunjungannya, Gubernur meminta Pemerintah Kabupaten Sinjai menyiapkan produk Kopi Uno's dan Kopi Jantan untuk diperkenalkan kepada pengusaha/investor Jepang pada pertemuan Pemerintah Provinsi dengan para pengusaha Jepang, pada 9 September 2019 mendatang.


Sementara itu Bupati Sinjai, Andi Seto menyambut baik perhatian Gubernur terhadap produk kopi Sinjai.

Ia menyatakan bahwa apa yang disampaikan Gubernur sangat sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, usaha kecil dan menengah di Sinjai sudah berkembang dan perlu didukung dengan penyediaan akses pemasaran.

Di hari pertama pelaksanaan pameran Sinjai yang juga menampilkan berbagai kerajinan diantaranya kotak tissue dan wadah makanan dari tempurung kelapa serta lampu dari kulit kerang.

Teranyar, Kopi Jantan dan abon ikan tuna menjadi favorit pengunjung. Beberapa pengunjung singgah untuk mencicipi kopi yang menurut mereka mempunyai nama yang menarik perhatian.

Bahkan ada pula yang berniat memesan kopi dan abon dalam jumlah banyak, sedangkan beberapa pengunjung lain tertarik dengan proses pembuatan lampu kerang dan kerajinan pakis. (*)

Editor : Ardy
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI