Kadis Pendidikan Sinjai Minta Bupati Hapus Insentif Guru Sukarela

8/04/2021 | 19:12 WIB

Bagikan:

Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa mengusulkan agar Bupati Sinjai menghapus insentif guru sukarela. Ia menilai terjadi duplikasi penggunaan anggaran pada objek yang sama.


Padahal, kata dia guru sukarela itu sudah mendapat insentif dari Dana BOS. "Atas dasar itu kami memberi pertimbangan untuk menghapus insentif Rp100 ribu dari APBD," kata Andi Jefri kepada wartawan. 


Kendati demikian, pihaknya menginstruksikan kepada para Kepala Sekolah untuk menambah persentase alokasi dana insentif guru sukarela yang bersumber dari dana bos.


Diketahui program pemberdayaan tenaga sukarela itu sudah tidak berjalan sejak beberapa bulan terakhir. Saat memasuki tahun 2020 hingga akhir tahun, insentif tersebut tak kunjung cair. Kemudian, tahun 2021 kabar program itu sudah tidak ada. 


"Hanya satu tahun kami dapat, setelah itu tidak lagi sampai sekarang, kami juga tidak tahu apa kendalanya," ujar AI salah satu guru sukarela di pelosok Sinjai, Selasa (03/08/2021). 


Tahun pertama kepemimpinan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa, dia bersama ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) di bawah naungan Dinas Pendidikan mendapat insentif Rp100 ribu per bulan. 


Oleh karena itu, mereka berbondong-bondong membuka rekening baru di Bank BPD Sulsel untuk mempermudah proses pencairan. Selama tahun 2019, mereka mendapat insentif yang dijanjikan pada masa kampanye.


Oleh karena itu, dia berharap, program tersebut tetap dilaksanakan. Mereka sangat membutuhkan untuk menambah pendapatan mereka. "Kami sangat berharap program ini kembali dijalankan, tapi bisa saja menjelang pemilihan baru dicairkan lagi," tambahnya.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI