Strategi Andi Seto Layani Kesehatan Warganya

12/20/2021 | 16:28 WIB

Bagikan:

Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Pemerintah Kabupaten Sinjai sangat konsen terhadap kesehatan masyarakatnya. Maka tak heran, jika sektor kesehatan terus dimaksimalkan. 


Dibawah kepemimpinan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA), tiap tahun pemkab Sinjai mengalokasikan anggaran cukup besar untuk bidang kesehatan. Baik itu untuk pembangunan, perbaikan dan penyediaan fasilitas-fasilitas kesehatan yang sangat representatif.


Keseriusan semakin terlihat dengan gencarnya perbaikan sejumlah sarana kesehatan gedung Puskesmas yang disertai peningkatan statusnya dengan standar yang baik dan terakreditasi, serta bangunan rumah sakit baru type D di Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan yang direncanakan rampung tahun ini.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik, Kamis (16/12/2021) mengatakan bahwa tahun ini tengah berlangsung proses perampungan pembangunan rumah sakit pratama di Kecamatan Sinjai Selatan dengan anggaran berkisar Rp 44 miliar termasuk alkes (alat kesehatan).


Selain itu, perbaikan dan penambahan fasilitas kesehatan di Puskesmas Aska,  Puskesmas Manimpahoi dan Puskesmas Manipi dengan total anggaran sekitar Rp. 14,7 miliar lebih. 


"Tahun ini juga ada pembangunan rumah dinas untuk dokter di Puskesmas Manimpahoi dan di Puskesmas Aska dengan anggaran total Rp 1,9 miliar lebih. Ini juga merupakan salah satu visi dan misi Bupati dalam pemberian fasilitas untuk dokter, " jelasnya. 


Bukan hanya itu,  pembangunan gedung Intensive Care Unit (ICU) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai untuk dua lantai dengan nilai kontrak Rp. 15 miliar juga dalam tahap perampungan.


Tidak tanggung-tanggung dana pembangunan ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat sebagai kebutuhan dasar. 


Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) mengatakan pembangunan dan perbaikan fasilitas kesehatan ini merupakan salah satu program prioritas dibidang kesehatan selain berbagai program unggulan lainnya. Sementara penambahan SDM tenaga medis, baik itu dokter maupun perawat juga terus dilakukan.


"Fasilitas kesehatan yang dibangun ini tidak lain sebagai penunjang agar pelayanan kesehatan di Sinjai semakin baik, masyarakat kita mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan terjamin. Ini tentunya juga akan menambah semangat dan menumbuhkan kepercayaan diri para tenaga kesehatan kita untuk meningkatkan pelayanan, " kata ASA.


Lulusan Magister di Monash University Australia ini juga berharap pelayanan di sektor kesehatan semakin hari harus semakin baik serta dengan sarana kesehatan yang memadai turut menjalankan fungsi promotif dan preventif dalam menanggulangi berbagai permasalahan kesehatan di tengah masyarakat.


"Masalah kesehatan mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat dan daerah apalagi dimasa pandemi seperti ini. Kami selalu berkomitmen dan punya tekad untuk terus memperbaiki layanan kesehatan karena inilah sebenarnya tugas dan fungsi kita bagi masyarakat," ujarnya.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI