Siap-siap Pengusaha Ritel Lokal 'Disleding', Potensi Toko Ritel Modern Akan Bertambah Dibeberapa Wilayah di Sinjai

3/29/2022 | 19:45 WIB

Bagikan:

 Siap-siap Pengusaha Ritel Lokal 'Disleding', Potensi Toko Ritel Modern Akan Bertambah Dibeberapa Wilayah di Sinjai

INSTINGJURNALIS.com - Pengusaha lokal Kabupaten Sinjai berpotensi tutup usaha. Itu disebabkan karena ketidak sanggupannya untuk bersaing bisnis secara modern, lantaran keberadaan toko ritel yang tanpa aturan zonasi dibeberapa wilayah di Kota Sinjai.


Betapa tidak, sesuai dengan penelusuran diketahui potensi bertambahnya toko ritel seperti Alfamidi atau Indomaret akan merambah masuk hingga beberapa kecamatan.


Rencana itu diketahui setelah instingjurnalis.com, berbincang-bincang dengan pihak manajemen toko ritel disalah satu warkop di Kota Sinjai, Selasa (29/3/2022).


Dia menyebur dirinya dari Makassar, Saidil. Dia datang di Kabupaten Sinjai bertemu dengan orang dekat Bupati Sinjai untuk minta restu agar ijin membuka sejumlah peluang bisnis seperti penambahan toko ritel dibeberapa wilayah kecamatan dan kota agar dikabulkan.


"Kami sudah berjalan satu minggu di Sinjai, dan rencana akan mencari lahan atau sewaaan dibeberapa kecamatan atau kota untuk membuka semacam alfamidi atau indomart. Sementara kami sedang survei lokasi, karena kami sudah diberikan peluang oleh teman kami yang kebetulan dekat dengan Bapak," ungkap Saidil sambil menikmati seruput kopi yang dihidangkan oleh pemilik warkop.


Ditanya terkait berapa titik yang diinginkan, Saidil menjawab, tergantung potensi lokasi yang ditinjaunya.


"Kalau soal berapa titik toko ritel yang kami rencanakan, tergantung nanti berapa jumlah titik yang disepakatinya," ringkasnya.


Diketahui Selama ini, keberadaan toko ritel modern yang ada di Kabupaten Sinjai dinilai hanya mementingkan dirinya sendiri, bahkan berpotensi membunuh pedagang lokal.


Sebelumnya Bupati sinjai Andi Seto Asapa menegaskan, jika market modern tidak ingin melakukan kerja sama dengan pedagang lokal atau ikut membantu industri lokal, maka akan dievaluasi ijin berkelanjutannya serta akan menutupnya.


Pernyataan orang nomor satu di pemerintahan Sinjai itu, untuk tidak memberikan ijin penambahan terhadap toko ritel dianggap oleh sejumlah pedagang lokal sudah tepat dan sangat membantu masyarakat lokal.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI