Halal Bihalal Golkar, IAS Gubernurku Menggema

6/04/2022 | 01:59 WIB

Bagikan:


INSTINGJURNALIS.Com--Dukungan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sebagai calon gubernur (Cagub) Sulsel 2024 menggema saat acara halal bihalal di Four Point By Seraton Makassar,  Ahad (29/05/2022) lalu.


"Golkar, Indonesia. Indonesia, Golkar. Airlangga, Presidenku. IAS, Gubernurku," kata NH yang dijawab dengan gemuruh oleh peserta halal bihalal.


IAS yang sebelumnya resmi bergabung ke Golkar. Ia mantap kembali ke partai yang pernah ia pimpin di gaungkan sebagai salah satu calon Gubernur Sulsel 2024 mendatang.


"IAS, Gubernurku. IAS, Gubernurku," lanjut NH mengulangi seruan kepada Aco untuk maju di Pilgub Sulsel 2024.


Terakhir, NH berharap tak ada yang keberatan dengan yel-yel ini. "Mudah-mudahan tidak ada yang sakit gigi," sambung NH dengan nada bercanda.


NH menjelaskan, proses penetapan usungan Golkar di Pilgub Sulsel 2024 memang harus melalui mekanisme. Serta figur yang dijagokan memiliki kriteria yang mendukung. Namun setiap kader Golkar memiliki peluang yang sama.


"Memang ada kriteria seperti pengalaman, pengabdian, survei hingga pengurus. Dan dalam merekrut calon kepala daerah ada aturan. Tapi semua kader punya kesempatan yang sama, karena ini pilihan rakyat. Jadi instrumen partai menentukan," ungkapnya.


Sementara itu, IAS menjawab diplomatis terkait dorongan maju Pilgub Sulsel, dari NH dan peserta halal bihalal. Ia menyebutkan, siapa saja boleh mendorong siapa pun maju di Pilgub.


"Siapapun bisa bicara, tapi komitmen kita menghadapi 2024, apa yang saya harus lakukan. Mengantarkan partai sebagai pemenang pemilu dan mengantarkan bapak Airlangga Hartarto sebagai presiden dan akan berdampak 8 bulan kemudian," jelasnya.


Namun IAS mengaku akan berjuang mengantarkan Beringin terlebih dahulu di Pilpres dan Pileg.


"Menghadapi Pilkada ada waktu 8 bulan, bagaimana Partai Golkar menjadi pemenang. Kalau bisa menang tanpa koalisi itu hal luar biasa dan kerja-kerja politik ini saya harus kerjakan," bebernya.


"Karena mekanisme pencalonan di Golkar itu ada. Kalau Pak Taufan mau maju, silakan. Yang lain juga mau maju, ya silakan. Karena kita punya mekanisme di Golkar," sambungnya.


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI