Dugaan Kerugian Negara Kasus Dana Ummat Program Bupati Sinjai Membengkak, Oknum yang Menikmati Bakal Terkuak

7/07/2022 | 15:33 WIB

Bagikan:


INSTINGJURNALIS.Com--Salah satu program unggulan Bupati Sinjai, Andi Seto Gadista Asapa, yakni pemberian insentif terhadap petugas keagamaan disinyalir disalahgunakan oleh oknum tertentu. Program yang dianggarkan mencapai miliaran setiap tahun tersebut diduga dimanfaatkan oknum pribadi.


Berdasarkan penelusuran, dana milyaran yang harusnya diperuntukkan untuk Imam Masjid, Guru Mengaji, Muadzin dan Penjaga Kuburan setiap bulannya, kini malah digunakan untuk kepentingan pribadi oleh oknum ND. Oknum tersebut diduga menikmati anggaran hingga mencapai Rp 300.


Setelah hal tersebut terungkap. Fakta terbaru kembali menyeruak, tak hanya dana Rp 300 juta yang diduga disalahgunakan, bahkan ditemukan dengan jumlah lebih besar lagi hingga Rp 605 juta rupiah.


"Ini sebenarnya sudah berlangsung lama. Ada dana sejumlah Rp 300 juta lebih yang diperuntukkan untuk triwulan ke empat ini justru digunakan untuk kepentingan pribadi. Tetapi setelah sejumlah pengembangan, kembali ditemukan jumlah besar yang diduga diselewengkan untuk kepentingan pribadi," ucap sumber tersebut.


Terpisah Kasat reskrim AKP, Abustam.SH.MH, membenarkan bahwa dugaan penyimpangan itu audah ditangani dan sudah memeriksa sejumlah pegawai (ASN) di instansi pemerintahan tersebut, termasuk sejumlah PPTK dan bendahara serta sejumlah pegawai yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.


"Kami sementara memproses kasus tersebut dan akan terus melakukan pengembangan dan untuk sementara kami berkordinasi dengan pihak Inspektorat dan keras adanya kerugian negara," ungkapnya.


Abustam menegaskan akan tetus melakukan pengembangan kasus tersebut. Termasuk menemukan adanya dugaan aliran dana yang mengalir ke beberapa oknum.


"Kami akan ekspos kasus ini dan kemudian akan dilanjutkan proses pengembangan, terkait dugaan kerugian negara itu sudah jelas ada, kami sementara proses," ungkapnya.


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI